Indonesia Menyiapkan Pusat AI, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara

Ilustrasi pembangunan pusat AI di Batang yang ditargetkan mencapai kapasitas 1 gigawatt. Proyek masih dikembangkan dan jadwal penyelesaian kapasitas penuh belum diumumkan.

Zankore menargetkan kapasitas 1 gigawatt di Batang. Namun, pengembang belum memerinci nilai investasi, kebutuhan energi, jumlah GPU, dan jadwal penyelesaiannya.

Indonesia akan memiliki pusat kecerdasan artifisial berkapasitas hingga 1 gigawatt di Batang, Jawa Tengah. Pengembang mengklaim proyek bernama Zankore by Indosat itu akan menjadi salah satu pusat AI terbesar di Asia Tenggara.

Indosat Ooredoo Hutchison mengembangkan Zankore bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA. Tahap awalnya ditargetkan menyediakan kapasitas komputasi AI sekitar 200 megawatt pada semester pertama 2027.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pusat AI tersebut dapat melayani kebutuhan komputasi di Indonesia dan kawasan.

Bacaan Lainnya

“Indonesia memiliki potensi untuk melayani tidak hanya kebutuhannya sendiri, tetapi juga kawasan yang lebih luas,” kata Meutya dalam pernyataan yang dipublikasikan pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Kapasitas 1 Gigawatt Menopang Klaim Terbesar

Klaim sebagai salah satu pusat AI terbesar di Asia Tenggara mengacu pada target kapasitas 1 gigawatt. Namun, kapasitas tersebut belum beroperasi dan pengembang belum mengumumkan jadwal penyelesaian seluruh tahapnya.

Pernyataan resmi perusahaan juga belum memerinci jumlah unit pengolah grafis atau GPU, kapasitas komputasi efektif, kebutuhan air, sumber pasokan listrik, ataupun nilai investasi hingga proyek mencapai kapasitas penuh.

Karena itu, klaim terbesar belum dapat dibandingkan secara utuh dengan pusat komputasi AI lain di Asia Tenggara. Kapasitas listrik juga tidak otomatis menunjukkan besarnya daya yang digunakan langsung untuk komputasi.

Pada tahap awal, pusat AI Zankore akan menggunakan NVIDIA GB300 NVL72. Platform tersebut mengadopsi arsitektur NVIDIA DSX yang menyatukan komputasi berakselerasi, jaringan, kelistrikan, pendinginan, dan pengoperasian.

Zankore juga akan menggunakan DSX MaxLPS untuk mengoptimalkan daya pada kumpulan GPU. NVIDIA mengklaim teknologi tersebut dapat meningkatkan kapasitas komputasi hingga 40 persen dengan anggaran daya yang sama.

Indonesia Membidik Pasar Asia-Pasifik

Ooredoo Group menyediakan modal jangka panjang dan menjadi investor utama. NVIDIA memasok teknologi komputasi, sedangkan Nokia menyediakan infrastruktur jaringan. Indosat menangani infrastruktur digital dan pelaksanaan proyek di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan