“Muhammadiyah berkepentingan mendorong warga Persyarikatan agar berperan aktif dalam menciptakan pemimpin yang jujur, cerdas, dan pro-rakyat,” kata Busyro.
Ia menambahkan bahwa hak rakyat untuk mendapatkan pemimpin yang berintegritas terancam oleh praktik politik uang yang menghambat meritokrasi. Tingginya biaya politik, lanjut Busyro, menjadi penghalang bagi calon-calon pemimpin berkualitas untuk tampil.*





