Dulu Berseteru, Kini ‘Ahokers’ dan ‘Anak Abah’ Kompak Dukung Pramono-Rano

Dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pendukung keduanya yang pernah berseteru panjang kini kompak mendukung Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. (Kolase Instagram Anies Baswedan-Ahok)
Angin politik selalu sulit ditebak. Barisan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok—yang disebut ‘Ahokers’—kini kompak dengan pendukung mantan Gubernur DKI lainnya, Anies Baswedan atau ‘Anak Abah’ dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta. Padahal, pada Pilkada sebelumnya, tahun 2017, kedua kubu ini bagai ’Tom dan Jery’—tak pernah akur.

__________

Pada hari Jumat, 15 November 2024, Anies Baswedan bertemu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jakarta nomor urut 03 yang diusung PDI Perjuangan, Pramono Anung-Rano Karno. Pertemuan juga dihadiri oleh pendukung dari kedua kubu.

Koordinator Presidium Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies), Laode Basir, mengatakan jika pertemuan Pramono dengan Anies merupakan tanda dukungan dari Anies. Maka dari itu, dia  meminta relawan Anies mendukung Pramono.

Bacaan Lainnya

“Pasca sinyal tegas pertemuan Mas Pram dan Anies, saya ingin sampaikan kepada seluruh pendukung Mas Anies, tanda-tanda apalagi yang masih kau ragukan? Sudah tidak ada keraguan,” kata dia, di Jumat itu.

Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, bertemu Anies Baswedan pada hari Jumat, 15 November 2024. (Instagram Pramono Anung/@pramonoanungw)

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Ahokers Soeliyanto Rusli mengatakan jika pertemuan Ahokers-Anak Abah—yang merupakan konsekuensi langsung dukungan Anies untuk Pramono-Rano—merupakan sinergi antara relawan Anies dengan Ahok.  

“Kalau teman-teman kita dibawa bilang pertemuan dua kutub, nih, kami Ahokers memang lebih banyak di wilayah utara dan barat. Dan teman-teman kita, Anak Abah ini, kekuatannya cukup kuat di selatan dan timur,” katanya.

“Nah, tengah ini jalurnya, jadi kalau dua kutub ini sudah duduk sama-sama, sudah duduk bareng-bareng, ya, kepada teman-teman Ahoker dan teman-teman Anak Abah yang masih ragu, belum menentukan pilihan, ini sudah jelas, sudah sangat jelas sekali,” tambahnya.

Koordinator Relawan Pramono Anung, Ammarsjah Purba, menilai jika pertemuan dua organisasi relawan tersebut menegaskan bahwa dua pendukung yang sempat berseteru telah bersatu. Menurut Ammarsjad, persatuan menjelang Pilkada bukan hanya terjadi di level elite, namun juga di akar rumput.

Pos terkait