Cerita di Balik Paduan Suara SMPN di Surabaya Sukses Raih Empat Penghargaan di Thailand

Paduan Suara SMPN di Surabaya
Paduan suara One Voice Spensabaya. (Dinkominfo Surabaya)

“Kami punya jargon, ‘Ayo, kalian artisnya.’ Itu untuk membangkitkan mood anak-anak sekaligus mendorong mereka tampil percaya diri dan memberikan penampilan terbaik,” ujar dia.

One Voice Spensabaya bukan kali pertama tampil di kompetisi internasional. Sebelumnya, mereka telah mengikuti sejumlah ajang di Singapura dan Malaysia. Pada tahun lalu, mereka juga mengikuti Busan Choral Festival Choir di Korea Selatan dan berhasil meraih Grand Prize Champion.

Tahun ini, target untuk kembali meraih Grand Prize Champion memang belum tercapai. Namun, empat penghargaan yang dibawa pulang dari Thailand menjadi pencapaian tersendiri karena untuk pertama kalinya mereka berhasil menjadi pemenang di dua kategori sekaligus.

Bacaan Lainnya

“Sekalipun tidak masuk Grand Prix Champion. Baru kali ini kami menyabet langsung dua kategori dan semuanya menjadi first winner. Ini suatu keberhasilan yang luar biasa,” tuturnya.

Bagi One Voice Spensabaya, Grand Prize Competition menjadi bagian puncak dari rangkaian kompetisi. Para pemenang kategori kembali tampil dalam ajang tersebut untuk memperebutkan gelar Grand Prize Champion. Penyelenggara Thai ICF menyebut Grand Prize Competition memang diperuntukkan bagi para pemenang kategori dan peserta yang direkomendasikan artistic director maupun juri.

Meski belum membawa pulang gelar tersebut, pengalaman berkompetisi bersama peserta dari berbagai negara menjadi bekal penting bagi para siswa untuk terus berkembang.

Ke depan, Novita berharap pengalaman internasional yang diperoleh siswa tidak berhenti pada prestasi di tingkat SMP. Kemampuan yang mereka miliki diharapkan terus berkembang ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA hingga perguruan tinggi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus melahirkan penyanyi-penyanyi berbakat. Untuk SMP Negeri 1 sendiri, harapan kami tentunya semakin mengharumkan nama Spensa Surabaya, Kota Surabaya, dan Indonesia,” harapnya.

Ia menegaskan, capaian di Thailand tidak membuat One Voice Spensabaya berhenti berkompetisi. Setiap peluang untuk mengikuti ajang internasional akan tetap dipertimbangkan dengan memperhatikan kesiapan siswa, waktu pelaksanaan, serta dukungan orang tua.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan