Cerita di Balik Paduan Suara SMPN di Surabaya Sukses Raih Empat Penghargaan di Thailand

Paduan Suara SMPN di Surabaya
Paduan suara One Voice Spensabaya. (Dinkominfo Surabaya)

Enam bulan latihan intensif mengantar 34 siswa SMPN 1 Surabaya memborong empat penghargaan paduan suara internasional di Bangkok, Thailand.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Surabaya di kancah internasional. Sebanyak 34 siswa SMP Negeri 1 Surabaya yang tergabung dalam ekstrakurikuler paduan suara One Voice Spensabaya berhasil memboyong empat penghargaan dalam 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 di Bangkok, Thailand.

Empat penghargaan tersebut yakni Special Jury’s Award: Outstanding Conducting, Special Jury’s Award: Excellent Programming, First Winner of Children’s Choir Category dengan perolehan tertinggi 90,33 poin, serta First Winner of Pop & Jazz Category dengan nilai tertinggi 89,38 poin.

Kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 3–7 Agustus 2026 di Thailand Cultural Centre, Bangkok. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga Thai ICF yang mempertemukan paduan suara dari berbagai negara. Dalam kompetisi tersebut, peserta dapat mengikuti maksimal dua kategori, sementara para pemenang kategori berkesempatan melaju ke Grand Prize Competition.

Bacaan Lainnya

Untuk kategori Children’s Choir, One Voice Spensabaya membawakan lagu Suwidak Loro dan Agletta. Sementara pada kategori Pop & Jazz, mereka menampilkan Reflection dan Golden.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Febrina Kusumawati, turut mengapresiasi prestasi yang diraih para siswa SMP Negeri 1 Surabaya di ajang internasional tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler mampu menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter, seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa percaya diri.

“Selamat kepada anak-anak One Voice Spensabaya atas prestasi yang diraih di tingkat internasional. Ini membuktikan bahwa pengembangan bakat yang diiringi pembinaan karakter dapat melahirkan generasi yang berprestasi dan percaya diri,” kata Febri, dikutip Kamis (13/8/2026).

Menurut Febri, pengembangan karakter menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Sekolah didorong tidak hanya menjadi tempat siswa memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk mengembangkan potensi dan nilai-nilai positif melalui berbagai kegiatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan