Presiden sebelumnya, seperti SBY dan Megawati, tidak pernah melakukan hal serupa. Jokowi mungkin sedang mengalami ‘post power syndrome’, sebuah kondisi di mana seseorang yang sudah tidak berkuasa lagi masih berusaha mempertahankan pengaruhnya.
Pengamat intelijen Amir Hamzah menyebut Presiden Prabowo Subianto menyadari upaya pelemahan kekuasaannya. Dinamika relawan Jokowi dan sindikasi Solo-Singapura-Bandung membuat Prabowo masih berhitung cermat.
Headline
Kategori: Politik
Menteri Prabowo Sebut Jokowi ‘Bos’, Pengamat Khawatirkan ‘Matahari Kembar’, Tapi Kabarnya Prabowo Tak Terganggu
Dalam politik, ‘matahari kembar’ menggambarkan dualisme kepemimpinan. Dua tokoh memiliki otoritas yang hampir setara dan saling bersaing dalam pengaruh atau kekuasaan.
Soal Diksi “Memiskinkan” Koruptor di RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum Mengaku Masih Komunikasi dengan DPR
Menurut Menteri Supratman, kesepakatan antara pemerintah dan DPR soal diksi itu diperlukan, lantaran RUU Perampasan Aset dikhawatirkan menimbulkan polemik dari segi politik.
Jokowi Tanggapi Pertemuan Presiden Prabowo dan Megawati: Sangat Baik untuk Kebaikan Negara
Megawati dan Prabowo juga membahas perang dagang Amerika Serikat hingga perang di Timur Tengah. Tak hanya itu, kedua tokoh itu juga membahas hal-hal yang menyangkut keselamatan dan kesejahteraan rakyat.
Dasco Unggah Foto Prabowo Merenda Silaturahmi Politik dengan Megawati di Teuku Umar
Apakah ini awal dari poros baru kekuasaan? Ataukah hanya sekadar gesture simbolik Idulfitri? Waktu yang akan berbicara. Tapi bagi banyak pihak, foto Prabowo dan Megawati duduk berdampingan itu sudah cukup berbicara—tanpa perlu banyak kata.
3 April Diusulkan sebagai Hari NKRI. Apa yang Terjadi di Tanggal Itu?
Penetapan tersebut adalah penghormatan terhadap hadirnya kembali NKRI melalui mosi integral yang disampaikan Mohammad Natsir.
Said Aqil Siradj Sebut Jokowi Cawe-cawe di Muktamar Lampung, Sekjen PBNU: Isu seperti Itu Sudah Biasa
Isu soal adanya cawe-cawe pihak eksternal dalam pemilihan Ketua Umum PBNU, menurut Gus Ipul, merupakan hal yang biasa terjadi.
Oligarki, Monopoli, Mobilisasi NU saat Pilpres, hingga Janji Sri Mulyani: Membedah Rekam Jejak Kritik Said Aqil Siradj di Masa Jokowi
Said Aqil Siradj pernah melontarkan kritik lantang tentang oligarki di lingkaran pemerintahan pada 27 Desember 2019. Ketika itu Jokowi baru saja terpilih untuk periode keduanya.
Kiai Said Aqil Siradj: Pak Jokowi Tidak Senang Saya Terpilih Lagi di NU
“Ini catatan bahwa siapapun yang mempermainkan Nahdlatul Ulama, insyaallah ada balasannya,” kata Said Aqil.
Luhut Bersaksi Jika Jokowi Tak Lakukan Pelanggaran Konstitusi
Luhut juga mengingatkan agar kebebasan demokrasi jangan sampai merusak budaya sopan santun bangsa. Dia menyampaikan itu untuk mengkritik para pengkritik Jokowi maupun Prabowo.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









