Jusuf Kalla, KH Ma’ruf Amin, sejumlah menteri, pimpinan lembaga negara, dan tokoh organisasi keagamaan turut menghadiri pembukaan muktamar. Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dijadwalkan berlangsung Sabtu malam.
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis sore, 27 Agustus 2026.
Sejumlah tokoh nasional juga hadir, antara lain Wakil Presiden RI periode 2004–2009 dan 2014–2019 Jusuf Kalla serta Wakil Presiden RI periode 2019–2024 yang juga Mustasyar PBNU, KH Ma’ruf Amin.
Pembukaan muktamar turut dihadiri Nyai Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden Keempat RI KH Abdurrahman Wahid yang juga Mustasyar PBNU; Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir; Ketua Komisi Pemilihan Umum Mochammad Afifuddin; serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Sejumlah Menteri Hadiri Pembukaan
Dari jajaran Kabinet Merah Putih, hadir Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Hadir pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman juga terlihat di lokasi.
Dari unsur pimpinan parlemen, hadir Ketua MPR Ahmad Muzani dan Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono.
Prabowo Dijadwalkan Membuka Muktamar
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat.
Rangkaian berikutnya meliputi sambutan Gubernur Jawa Timur, sambutan tuan rumah, laporan Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU, serta penyerahan materi muktamar kepada Ketua Umum PBNU.
Ketua Umum PBNU kemudian menyampaikan sambutan, disusul khutbah iftitah Rais Aam PBNU. Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan amanat sekaligus membuka Muktamar Ke-35 NU.
LPJ PBNU Dibahas Jumat
Muktamar memasuki agenda persidangan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Sidang Pleno I dijadwalkan membahas dan mengesahkan jadwal serta tata tertib muktamar.
Sidang Pleno II akan membahas laporan pertanggungjawaban PBNU, pandangan umum peserta terhadap laporan tersebut, serta jawaban atas pandangan umum.
Pada malam hari, peserta mengikuti persidangan enam komisi, yakni Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah, Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah, Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qanuniyyah, Organisasi, Program, dan Rekomendasi.
Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Digelar Sabtu
Agenda berlanjut pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan lanjutan sidang komisi dan Sidang Pleno III untuk membahas serta mengesahkan hasil setiap komisi.
Sidang Pleno IV dijadwalkan mengesahkan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU serta melakukan tabulasi usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Tahapan paling menentukan dijadwalkan berlangsung dalam Sidang Pleno V pada Sabtu malam. Forum tersebut akan menetapkan berakhirnya masa khidmah Pengurus PBNU 2021–2026 dan memilih kepengurusan baru.
Agendanya meliputi pemilihan anggota AHWA, sidang tertutup AHWA untuk menentukan Rais Aam PBNU masa khidmah 2026–2031, pemilihan Ketua Umum PBNU periode 2026–2031, serta penetapan mede formatur.
Muktamar Ditutup Minggu Pagi
Rangkaian muktamar dijadwalkan ditutup pada Minggu, 30 Agustus 2026, pukul 08.30–10.15 WIB di ruang pleno halaman Gedung Serbaguna Pesantren Bahrul Ulum.
Acara penutupan meliputi laporan panitia, penyerahan hasil muktamar, sambutan tuan rumah, serta sambutan Ketua Umum dan Rais Aam PBNU terpilih masa khidmah 2026–2031. Rais Aam terpilih dijadwalkan sekaligus menutup Muktamar Ke-35 NU. ***





