Menteri Prabowo Sebut Jokowi ‘Bos’, Pengamat Khawatirkan ‘Matahari Kembar’, Tapi Kabarnya Prabowo Tak Terganggu

Beberapa Menteri Kabinet Merah Putih menemui Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi dan menyebutnya “bos”. Pengamat menilai fenomena itu bisa memunculkan “matahari kembar” di Indonesia. Namun, kabarnya Prabowo tak terganggu dengan sebutan itu.

__________

Pada Jumat, 11 April 2025, dua menteri kabinet Merah Putih, yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menemui Jokowi di Kota Solo, Jawa Tengah. Kedua menteri tersebut sempat memanggil Jokowi sebutan ‘bos’.

“Silaturahmi sama bekas bos saya. Sekarang masih bos saya,” kata Trenggono.

Bacaan Lainnya

Menkes Budi juga menyebut hal yang sama. “Silaturahmi, karena Pak Jokowi kan bosnya saya. Jadi saya sama Ibu mau silaturahmi, mohon maaf lahir dan batin. Juga doain supaya Pak Presiden dan Ibu itu sehat, karena saya masih jadi menteri kesehatan, kan,” ujar Budi.

Selain dua menteri yang menyematkan panggilan ‘bos’ untuk Jokowi itu, beberapa menteri dan wakil menteri Kabinet Merah putuh juga sowan Mantan Wali Kota Surakarta itu. Antara lain:

  • Menteri Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada Senin, 31 Maret 2025;
  • Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi pada Selasa, 1 April 2025;
  • Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada Kamis, 3 April 2025;
  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto pada Kamis, 3 April 2025;
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kependudukan bersamaan dengan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Wihaji, pada Selasa 8 April 2025; dan
  • Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada Rabu, 9 April 2025.

Peneliti Senior dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli mempertanyakan para menteri Prabowo yang menyebut Jokowi ‘bos’ itu.

Lili berharap pertemuan menteri ke rumah Jokowi itu—yang akhirnya memunculkan sebutan ‘bos’ itu—hanyalah bagian dari silaturahmi Lebaran. Jika itu konteksnya, menurut Lili, itu wajar. Sebab, para menteri itu notabene mantan pembantu Jokowi saat menjadi presiden.

“Begitu juga kita berharap, ketika ada yang memanggilnya (Jokowi) dengan sebutan ‘bos’ sebagai bagian dari sekadar candaan atau kelakar saja, bukan sungguhan,” kata Lili kepada wartawan, Selasa, 15 April 2025.

Namun, bila ternyata menteri tersebut menempatkan Jokowi sebagai bos sungguhan, di mana mereka selalu melapor dan minta arahan, baik langsung atau tidak langsung, menurut Lili, ini tentu berbahaya. Sebab, kata Lili, mereka tetap loyal pada Jokowi, bukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Jika ini sungguh-sungguh terjadi, bisa muncul ‘matahari kembar’,” katanya.

Pos terkait