Buku Karya Najwa Shihab Dibakar Warganet gegara Sindir Jokowi, Apa Maknanya bagi Demokrasi?

Presenter Najwa Shihab dan tangkapan layar bukunya yang dibakar. (Kolase Istimewa)

Pembakaran buku sering kali menjadi pertanda awal dari bentuk otoritarianisme yang lebih parah. Dengan menekan perbedaan pendapat dan mengendalikan arus informasi, rezim dapat mengonsolidasikan kekuasaan dan mengikis lembaga-lembaga demokrasi. Penghancuran buku dapat menjadi tanda bahwa suatu masyarakat sedang bergerak menuju masa depan yang lebih otoriter.

Pembakaran buku-buku merusak prinsip-prinsip dasar kebebasan berbicara, penyelidikan terbuka, dan kewarganegaraan yang terinformasi. Dengan melindungi buku dan mempromosikan kebebasan intelektual, kita dapat membantu memastikan kelangsungan hidup masyarakat demokratis.*

 

Bacaan Lainnya

Pos terkait