Berkat Kecerdasan Buatan, Manusia Cukup Bekerja 3 Hari dalam Seminggu

“Saya tidak berpikir dampak AI akan sebesar Revolusi Industri. Namun, dampaknya pasti akan sebesar pengenalan PC (personal computer). Aplikasi pengolah kata tidak menghilangkan pekerjaan kantor, tetapi mengubahnya selamanya,” tulis Gates. “Pengusaha serta karyawan harus beradaptasi dan mereka berhasil,” lanjutnya.

Dedengkot Microsoft ini juga mengungkapkan prediksinya tentang kiprah teknologi artificiaI AI atau kecerdasan buatan pada tahun depan. Gates melihat inovasi AI, penanganan kekurangan gizi pada bayi, kemajuan dalam mengatasi perubahan iklim, dan pengaruh pada pemilu global akan semakin masif pada tahun depan. Gates memproyeksikan kemajuan AI dalam kesehatan global dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, membantu dalam memerangi penyakit kebal antibiotik, mendukung penutur bahasa non-Inggris mengatasi kehamilan berisiko tinggi, dan membuat informasi medis lebih mudah diakses.  

Pada bidang pendidikan, Gates memperkirakan bahwa AI akan mengubah cara belajar dalam waktu 18-24 bulan di negara berpenghasilan tinggi dan tiga tahun di tempat lain. Dia melihat AI dapat menyesuaikan konten dengan gaya belajar siswa dan mencatat kemajuan alat pendidikan AI seperti Khanmigo dan MATHia.

Bacaan Lainnya

Gates juga mengakui adanya pergeseran pekerjaan manusia dengan adanya teknologi baru. Ia memberi contoh tentang jumlah petani yang lebih sedikit dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

“Jadi, jika hal ini berjalan dengan kecepatan yang wajar, dan pemerintah membantu orang-orang yang harus mempelajari hal-hal baru, maka semuanya akan baik-baik saja,” katanya. “Ini adalah masyarakat yang menua, tidak masalah karena perangkat lunak membuat segala sesuatunya menjadi lebih produktif.”

Pos terkait