16 Artefak yang Disinyalir Membuktikan Keberadaan Teknologi Tinggi pada Peradaban Jutaan Tahun Lalu

Ilustrasi relief yang menggambarkan peradaban pada masa lalu. FOTO: Canva

8. Mata Bor di Batubara

John Buchanan, Esq., mempresentasikan sebuah benda misterius dalam pertemuan Society of Antiquaries of Scotland pada 13 Desember 1852. Sebuah mata bor ditemukan terbungkus dalam batu bara setebal 22 inci, terkubur di lapisan tanah liat yang bercampur dengan batu-batu besar. Tebalnya sekitar 7 kaki.

Batubara bumi, konon, terbentuk ratusan juta tahun yang lalu. Maka dari itu, publik pun memutuskan bahwa instrumen tersebut memiliki tingkat kemajuan modern. Namun, masih ada dugaan lain, yaitu instrumen besi itu mungkin bisa jadi merupakan bagian dari alat penggerek yang rusak saat mencari batu bara.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, laporan rinci dari Buchanan tidak mencantumkan tanda-tanda bahwa batubara di sekitar instrumen tersebut telah tertusuk oleh pengeboran.

9. Bola Berusia 2,8 Miliar Tahun

Kiri atas, kanan bawah: Bola, yang dikenal sebagai bola Klerksdorp, ditemukan di endapan pirofilit (batu ajaib) dekat Ottosdal, Afrika Selatan. (Robert Huggett) Kanan atas, kiri bawah: Benda serupa yang dikenal sebagai kelereng Moqui dari Batu Pasir Navajo di tenggara Utah. FOTO: Paul Heinrich

 

Bola dengan alur halus di sekelilingnya ditemukan di tambang di Afrika Selatan. Menurut beberapa orang peneliti, batu tersebut merupakan massa materi mineral yang terbentuk secara alami. Ada pula yang mengatakan bahwa mereka justru dibentuk oleh tangan manusia prasejarah.

“Bola bumi, yang memiliki struktur berserat di bagian dalam dengan cangkang di sekelilingnya, sangat keras dan tidak dapat tergores, bahkan oleh baja,” kata Roelf Marx, kurator museum Klerksdorp, Afrika Selatan.

Sementara itu, menurut buku Michael Cremo, Arkeologi Terlarang: Sejarah Tersembunyi Umat Manusia, bola tersebut berumur sekitar 2,8 miliar tahun.

Jika pun bola tersebut adalah massa mineral, tak jelas bagaimana mereka bisa terbentuk.

10. Pilar Besi Delhi

Prasasti dari sekitar tahun 400 M oleh Raja Candragupta II di Pilar Besi Delhi. FOTO: Venus Upadhayaya/Epoch Times

 

Sebuah pilar berusia 1.500 tahun, bahkan bisa jadi lebih tua lagi, ditemukan di India. Uniknya, kendati usianya sangat tua, pilar besi itu bebas karat dan kemurniannya luar biasa.

“Mengandung 99,72 persen zat besi,” kata Prof. A.P. Gupta, kepala Departemen Ilmu Pengetahuan Terapan dan Humaniora di Institut Teknologi dan Manajemen di India.

Di zaman modern, besi tempa dibuat dengan kemurnian 99,8 persen, namun mengandung mangan dan belerang, dua bahan yang tidak ada dalam pilar tersebut.

Para ahli berhipotesa bahwa pilar tersebut dibuat setidaknya, “400 tahun sebelum pabrik pengecoran logam terbesar di dunia dapat memproduksinya,” tulis John Rowlett dalam A Study of the Craftsmen of Ancient and Medieval Civilizations to Show the Influence of their Training on our Today Method of Trading Education.

Pos terkait