PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau seluruh penumpang meningkatkan kewaspadaan dan merencanakan perjalanan lebih matang menyusul potensi hujan deras hingga banjir di Jawa Timur. Keselamatan dan kenyamanan tetap jadi prioritas utama.
Dinas Operasi 8 Surabaya PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 mengimbau penumpang agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menyebabkan genangan air hingga banjir di sejumlah daerah Jawa Timur, yang bisa memengaruhi operasional kereta api maupun akses menuju stasiun.
Kondisi cuaca ekstrem tidak hanya berisiko mengganggu lintas rel, tetapi juga memicu kemacetan, genangan air, dan keterlambatan transportasi lanjutan. KAI Daop 8 Surabaya menegaskan keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas dalam setiap operasional perjalanan.
Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Reynold Parulian Napitupulu menghimbau penumpang datang lebih awal ke stasiun, khususnya saat cuaca tidak menentu. Langkah itu penting agar tidak tertinggal kereta api.
“Kami mengimbau penumpang untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun, terutama saat hujan deras atau potensi banjir. Dengan datang lebih awal, penumpang dapat menghindari risiko keterlambatan dan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Reynold Parulian Napitupulu, Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Kamis (25/6/2026).
Pemantauan dan Antisipasi Ketat
KAI Daop 8 Surabaya terus memantau kondisi cuaca secara berkala dengan berkoordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pihak kewilayahan. Berbagai langkah antisipasi pun diterapkan, mulai dari peningkatan pengawasan lintas rel di titik rawan genangan, penempatan petugas siaga di stasiun, hingga percepatan respons jika terjadi gangguan.
Reynold menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna memastikan setiap risiko bisa ditangani dengan cepat dan tepat.
“KAI Daop 8 Surabaya menegaskan bahwa koordinasi dan kesiapsiagaan akan terus ditingkatkan guna memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan selamat, aman, dan andal di tengah potensi cuaca ekstrem yang terjadi,” tutupnya.***





