Wakil I Raka Jatim 2026 menjadi viral pada media sosial akibat diduga terlibat kekerasan seksual serta memaksa kekasihnya melakukan tindakan aborsi.
Runner-up 1 (Wakil I) Raka Jawa Timur 2026 sekaligus Cak Surabaya 2023, mendadak menjadi perbincangan hangat dan viral di platform media sosial X.
Duta wisata asal Jawa Timur tersebut disorot publik setelah muncul dugaan keterlibatan dalam kasus kekerasan seksual dan pemaksaan pengguguran kandungan (aborsi) terhadap kekasihnya.
Kabar ini mencuat tak lama setelah ajang pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selesai digelar.
Isu ini mengemuka dari unggahan seorang perempuan di platform X yang mengaku sebagai pacar dari pria berinisial TFR tersebut.
Dalam unggahannya, ia membeberkan bukti pesan singkat yang memperlihatkan terduga pelaku meminta dirinya untuk menggugurkan kandungan yang saat itu berusia 12 minggu.
Dalam tangkapan layar obrolan tersebut, TFR disebut sempat berencana membawa sang kekasih ke Singapura untuk melakukan tindakan aborsi demi menghindari sanksi sosial di Indonesia.
Hal ini memicu berbagai tanggapan warganet yang juga mempertanyakan latar belakang keluarga terduga pelaku
Buntut dari viralnya isu tersebut, akun Instagram pribadi milik TFR yang telah memiliki sekitar empat ribu pengikut kini telah dialihkan ke mode privat (private account).
Hingga saat ini, publik masih menantikan klarifikasi resmi dari pihak terduga pelaku maupun instansi terkait guna memberikan kejelasan atas isu yang beredar.
Raka Raki Jawa Timur adalah pemilihan duta wisata resmi tingkat provinsi di Jawa Timur. Panggilan Raka ditujukan bagi peserta pria, sedangkan Raki untuk peserta wanita. Ajang ini berfungsi sebagai wadah kaderisasi generasi muda untuk memajukan sektor kebudayaan dan pariwisata daerah. ***





