Taktis Menangkis Ancaman dari Laut

Seluruh masalah tersebut masih ditambah lagi dengan problem stabilitas keamanan di Laut Andaman dan Laut Timor. Laut Andaman merupakan bagian dari Samudra Hindia, yang berbatasan dengan beberapa negara Asia, seperti India dan Thailand. Sedangkan Laut Timor jelas bagian dari Samudra Hindia, yang berbatasan dengan Timor Leste, Laut Arafuru, dan Australia. Potensi ancaman yang datang dari kedua laut itu, antara lain, masalah Imigran Ilegal, peredaran narkotika dari kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle), dan penyelundupan komoditas tertentu dari negara-negara tetangga.

Potensi konflik di Samudra Hindia bahkan diprediksi bakal “lebih seru” di masa depan. Dalam salah satu ramalan Nostradamus, wilayah ini diprediksi bakal menjadi penyebab pecahnya perang Indonesia dan Australia, di mana pada tahun 2037–menurut ramalan itu—kedua negara berebut supremasi atas Laut Hindia.

Bacaan Lainnya

Perselisihan tersebut diramalkan oleh Nostradamus bakal membesar, hingga menjadi konflik bersenjata, kemudian diikuti perang besar. Faktanya, letupan-letupan konflik antara Indonesia dan Australia memang sudah muncul saat ini, di mana kedua pihak saling klaim gugusan Pulau Pasir atau Ashmore Reef.

Ashmore Reef dan kawasan di sekitarnya diperkirakan memiliki kandungan minyak dan gas bumi cukup besar. Kandungannya diperkirakan mencapai 5 juta barel. Maka dari itu tak heran jika beberapa negara memperebutkannya. Tidak hanya Australia, Kapal Angkatan Laut China yang disinyalir mengincar wilayah ini pun terlihat mulai berpatroli dari Samudra Hindia hingga Samudra Pasifik, di timur Taiwan dan Jepang.

Satu hal lagi yang patut diwaspadai adalah lahirnya AUKUS, pakta pertahanan terbaru tiga negara yang selama ini memiliki pengaruh besar terhadap situasi politik dan keamanan dunia, yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, pada 15 September 2021. Aliansi trilateral ini dibentuk dengan agenda utama penguatan kerja sama militer, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Pembentukan AUKUS ditengarai sebagai upaya Barat membendung pengaruh China di kawasan Asia Tenggara. AUKUS diharapkan dapat menjadi penyeimbang kekuatan pertahanan dan dominasi China atas penguasaan wilayah Laut China Selatan, yang selama ini menjadi sengketa antara China dengan negara-negara ASEAN. Pakta ini, informasinya, memberi Australia akses ke kapal selam bertenaga nuklir dan rudal jarak jauh teknologi AS.

Pos terkait