Kisah menyentuh biografi Guruh Soekarnoputra yang berpulang dan dimakamkan di samping Fatmawati. Mengenang sejarah kelahirannya yang mempertaruhkan nyawa, pelajaran mengaji, dan bakti sang anak lewat lagu Melati Suci.
Tag: Soekarno
Mengapa Soekarno Memilih Boedi Oetomo?
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional menyimpan perdebatan: mengapa Boedi Oetomo dipilih, bukan Sarekat Prijaji atau Indische Partij?
Menangkap Api, Bukan Abu: Filosofi dan Kritik Bung Karno tentang Ibadah Haji
Menyelami kedalaman filosofi dan kritik Bung Karno tentang ibadah haji. Bukan sekadar ritual atau perburuan gelar, melainkan nyala api kemanusiaan dan perlawanan terhadap penindasan.
Napas Perlawanan Iran: Jejak Ideologi Soekarno dalam Menghadapi Hegemoni AS dan Israel
Opini reflektif tentang bagaimana narasi persatuan dan gagasan anti-imperialisme Soekarno menginspirasi pemimpin Iran dalam melawan hegemoni AS dan Israel.
Pesona Ahmad Soekarno: Mengungkap Akar Kekaguman Ali Khamenei
Menelisik jejak kekaguman Pemimpin Tertinggi Iran, Sayyid Ali Khamenei, terhadap sosok dan pemikiran proklamator Indonesia, Soekarno.
Romansa Kebangsaan dari Timur: Saat Keteguhan Guru Tua Menjaga Sukarno dan Republik
Mengupas kisah persahabatan historis antara ulama besar Sayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) dan Soekarno dalam menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan separatis.
Di Balik Tongkat Komando Bung Karno: Kisah Ulama Tanah Abang yang Memilih Hilang dari Sejarah
Mengungkap kisah Datuk Mujib bin Sa’abah, ulama Tanah Abang guru spiritual Soekarno yang mewariskan tongkat komando dan memilih makamnya hilang dari sejarah.
Haji Abdul Mukti: Sang Penentu Tanggal Proklamasi Kemerdekaan, Pahlawan Besar Indonesia yang Terlupakan
Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan rekomendasi Haji Abdul Mukti, seorang ulama, pejuang, dan organisatoris politik yang memiliki peran besar dalam proses kemerdekaan Indonesia. Pahlawan Besar yang dilupakan negara ini.
Titik Nol 1902: Mengapa Awal dari Sebuah Perjalanan Sejarah Itu Penting?
Titik awal sebuah perjalanan—termasuk perjalanan sejarah—adalah penentu arah perkembangan selanjutnya.
Syekh Musa, Ulama Tasawuf yang Pertama Kali Membuat dan Mengibarkan Bendera Merah-Putih
Ulama tasawuf dari Sukanegara, Cianjur, Jawa Barat inilah yang pertama kali membuat dan mengibarkan bendera merah-putih.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









