Soal Polemik Ijazah Jokowi, Mantan Memkumham: Sengaja Dipelihara Supaya ‘Manggung Terus’

Ilustrasi. | AI Generate
Mantan Menteri Hukum dan HAM periode 2004–2007, Hamid Awaluddin, menilai, mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sengaja membiarkan isu ijazah palsu bergulir demi menjaga eksistensinya di ruang publik.

_____________

Pernyataan tersebut disampaikan Hamid dalam program ROSI di kanal YouTube KompasTV, Kamis, 1 Mei 2025. Hamid menanggapi tudingan yang menyebut Jokowi tidak memiliki ijazah asli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Menurut Hamid, Jokowi seharusnya meniru langkah mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yang secara terbuka menunjukkan akta kelahirannya saat diterpa isu serupa pada 2011. Kala itu Obama diragukan sebagai warga negara Amerika, namun ia merespons cepat dengan menunjukkan dokumen resmi.

Bacaan Lainnya

“Itulah yang saya sesalkan. Pak Jokowi kenapa tidak dari awal tunjukkan saja, ‘Ini lho ijazah saya yang asli.’ Jangan biarkan ini berkembang,” ujar Hamid.

Ia menilai bahwa keputusan Jokowi untuk tetap diam dan tidak menanggapi secara langsung justru memperpanjang kontroversi dan memicu spekulasi publik.

“Menurut saya, sengaja itu dipelihara, supaya beliau terus manggung. Diuleg terus,” lanjut Hamid.

“Melihat gayanya selama ini, beliau itu gayanya manggung. Bagaimana image dia? Bagaimana persepsi publik melihat dia merakyat? Jujur, lugu.”

Hingga kini, Jokowi belum secara terbuka menunjukkan ijazah UGM-nya ke publik. Ia bergeming, dengan alasan tidak ada kewajiban hukum untuk membuktikannya di depan umum.

Namun, sebagian pihak menilai bahwa klarifikasi langsung lebih dibutuhkan ketimbang membiarkan perkara ini berlarut dan masuk ranah hukum.

Sebagai pembanding, Barack Obama menunjukkan salinan resmi akta kelahirannya yang menyatakan ia lahir di Hawaii, Amerika Serikat. Setelah dokumen itu dipublikasikan, isu terkait kewarganegaraan Obama pun mereda.

Isu dugaan ijazah palsu Jokowi sendiri mencuat sejak beberapa tahun terakhir, namun belum ada bukti konkret yang terbuka di hadapan publik hingga saat ini. ***

Pos terkait