“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mengenai postingan saya yang pada akhirnya membuat gaduh, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tulis Dyah dalam pernyataan maafnya.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para petugas pelaksana program nasional untuk menjaga etika berkomunikasi di ruang digital, terutama saat melayani kebutuhan dasar masyarakat luas.***





