Apresiasi Pelayanan, KAI Daop 8 Salurkan Bantuan Lebaran bagi Porter

Sembako untuk Porter
Pemberian bantuan sembako kepada para porter stasiun. - Humas Daop 8 Surabaya
KAI Daop 8 Surabaya berikan 204 paket sembako sebagai apresiasi kepada porter di Surabaya dan Malang.

Di tengah padatnya arus mudik Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menunjukkan kepeduliannya kepada garda depan pelayanan stasiun.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Daop 8 menyalurkan bantuan paket sembako kepada para porter yang bertugas di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.

Langkah ini merupakan bentuk apresiasi nyata bagi para porter yang selama ini berperan aktif membantu mobilitas penumpang, terutama dalam menangani barang bawaan di tengah lonjakan volume pemudik yang signifikan.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Komisaris PT KAI, Diah Natalisa, didampingi EVP KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, Rabu (18/3/2026).

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para porter yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran,” ujar Diah Natalisa saat meninjau Stasiun Surabaya Gubeng.

Rincian Penyaluran dan Dukungan Operasional

Total bantuan yang disalurkan sebanyak 204 paket sembako dengan rincian sebagai berikut:

  • Stasiun Surabaya Pasarturi: 120 paket sembako.
  • Stasiun Surabaya Gubeng: 54 paket sembako.
  • Stasiun Malang: 30 paket sembako.

Diah menekankan bahwa porter adalah bagian tak terpisahkan dari standar pelayanan prima KAI. Kehadiran mereka membantu kelancaran arus penumpang di area peron dan aula stasiun, sehingga kenyamanan pelanggan tetap terjaga selama masa angkutan Lebaran.

Pesan Keselamatan Kerja

Selain memberikan santunan, manajemen KAI Daop 8 Surabaya juga memberikan arahan khusus kepada para porter mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Mengingat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi di area rel dan peron, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan untuk menghindari insiden selama bertugas.

Para porter menyambut baik inisiatif ini dan mengaku bantuan tersebut memberikan motivasi tambahan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman melalui jalur kereta api.***

Pos terkait