Pelatih Shin Tae-yong, sepertinya sudah merasakan bakal dipecat oleh PSSI setelah gagal membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2024. Hal ini terlihat dari unggahan terakhirnya di Instagram yang memberikan kesan perpisahan dengan timnas Indonesia.
“SEMUA. Semoga semuanya sehat, bahagia, dan sukses di tahun 2025. Tolong dukung Indonesia untuk maju ke Piala Dunia! Selamat tahun baru semuanya. Semoga semuanya bisa jaga kesehatan, lebih bahagia dan sukses di tahun 2025,” tulis Shin Tae-yong di akun Instagram @shintaeyong7777, Senin (6/1/2025).
Di sisi lain, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan pernyataan resmi terkait keputusan PSSI dalam evaluasi performa Timnas Indonesia. Menurutnya, PSSI selalu berusaha untuk memajukan Timnas Indonesia dengan berbagai program yang telah berjalan selama dua tahun terakhir, seperti pembentukan Timnas Putri dan penggelaran kejuaraan kelompok usia U-17 dan U-19.
“Semua yang kami lakukan bertujuan untuk kebaikan Tim Nasional Indonesia. Kami mengutamakan transparansi, prioritas yang jelas, dan target yang terukur tanpa agenda tersembunyi,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Senin (6/1/2025).
Erick juga menyampaikan terima kasih kepada Shin Tae-yong atas dedikasi dan kerja kerasnya selama melatih Timnas Indonesia. Namun, PSSI merasa penting untuk mengevaluasi dinamika dalam tim nasional. Kebutuhan akan kepemimpinan yang bisa memperbaiki komunikasi dan strategi di lapangan menjadi bagian dari perhatian mereka ke depan.
“Pak Sumarji (manajer timnas) sudah bertemu dengan Coach Shin pagi tadi, dan beliau telah menerima surat terkait keputusan ini. Ada proses lanjutan yang akan kami jalani,” lanjut Erick.
PSSI juga sudah mempersiapkan pelatih pengganti yang akan diumumkan pada konferensi pers 12 Januari 2025. Pelatih baru tersebut direncanakan akan tiba di Indonesia pada malam tanggal 11 Januari, dan sesi tanya jawab akan digelar keesokan harinya.
Dalam upaya memperkuat tim menuju Piala Dunia, PSSI juga akan menggelar pertemuan dengan Komite Eksekutif dan beberapa asisten pelatih dengan kualifikasi tinggi. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperbaiki segala kekurangan.





