Carey menyebut sebagian besar harta itu kini tersimpan di British Museum. Sebanyak 140 koleksi milik Raffles disumbangkan Sophia Hull, istri keduanya. Koleksi tersebut mencakup gamelan, lukisan, batik, hingga kepala patung Buddha Borobudur.
“Naskah-naskah kuno Indonesia tersimpan di British Library. Mereka memiliki 500 manuskrip, 250 di antaranya berbahasa Jawa, sisanya Melayu, Bugis, Makassar, Batak, dan Bali,” ungkap Carey.
Ben Sanderson, Kepala Pers British Library, menjelaskan British Museum membeli koleksi Crawfurd pada 1842, sementara koleksi Mackenzie masuk ke Perpustakaan East India Company pada 1823.
“Nilai koleksi ini sukar dihitung. British Museum membeli koleksi Crawfurd seharga 516 pound. Bila dihitung dengan inflasi, nilainya kini sekitar 50 ribu pound atau lebih dari Rp726 juta,” ujarnya.***



