Puncak Haji 2025 Jatuh Hari Kamis Bukan Jumat, Apakah Jemaah Haji Tetap Mendapat Pahala Haji Akbar?

Ilustrasi. - Dok. Istimewa
Kerajaan Arab Saudi mengumumkan 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 10 Zulhijjah tahun ini jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, sementara puncak haji di Arafah akan diperingati pada Kamis, 5 Juni 2025, tidak jatuh pada hari Jumat, seperti yang diperkirakan sebelumnya. Apa jemaah haji 2025 tetap mendapatkan pahala Haji Akbar?

________________

Kala mengumumkan hasil sidang Isbat pada Selasa, 27 Mei 2025 malam waktu Arab Saudi, Mahkamah Agung Arab Saudi menyatakan bahwa hilal untuk bulan Zulhijjah yang menjadi bulan pelaksana ibadah haji sudah terlihat. Dengan demikian, sebagaimana pengumuman MA Saudi yang dilansir Arab News, Selasa 27 Mei 2025, 1 Zulhijah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

“Hal itu berarti rangkaian ibadah haji yang dijalani umat Muslim dimulai pada 4 Juni 2025. Hari Arafah sendiri jatuh pada 5 Juni 2025. Umat Muslim akan merayakan Hari Raya Iduladha pada Jumat, 6 Juni 2025,” lanjut laporan Arab News.

Bacaan Lainnya

Pengumuman ini berbeda dengan perkiraan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Pada Sabtu, 19 Maret 2025 lalu, Menag menyatakan bahwa wukuf di Arafah tahun ini diperkirakan akan jatuh pada hari Jumat.

“Tahun ini Insya Allah akan mendapatkan Haji Akbar. Keutamaannya 70 kali lebih utama daripada haji biasa. Inilah Bapak Ibu kekasihnya Allah yang diundang,” kata Menag Nasaruddin, saat memberikan materi Bimbingan Manasik Haji Nasional, Sabtu, 19 Maret 2025.

Apakah Jemaah Urung Mendapatkan Haji Akbar?

Menurut pandangan yang umum, Haji Akbar adalah haji yang pelaksanaan wukufnya bertepatan pada hari Jumat. Pahalanya diyakini sama dengan 70 kali naik haji.

Kepopuleran istilah Haji Akbar, menurut seorang ulama bernama Syekh al-Bahuti, didasarkan pada dua faktor.

Pertama, karena ketika hari wukuf bertepatan dengan hari Jumat, yang berarti ibadah itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi karena mengumpulkan dua hari mulia, yaitu hari Arafah dan hari Jumat.

Kedua, karena kesamaan dengan ibadah Nabi Muhammad Saw. pada prosesi haji wada. Dalam ibadah haji terakhir Nabi tersebut, wukuf bertepatan pada hari Jumat.

Pos terkait