Daging Kurban Alot? Dosen IPB Bagikan Cara Mengempukkan Daging Secara Alami dan Tetap Bergizi

daging kurban
Cara mengempukkan daging kurban menggunakan daun pepaya dan nanas. --Gemini AI
Momentum Iduladha selalu identik dengan melimpahnya daging kurban di rumah. Namun, tidak sedikit masyarakat yang menghadapi masalah serupa saat mengolahnya, yakni daging kurban yang terasa alot dan keras setelah dimasak.

Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Reisi Nurdiani, MSi, membagikan sejumlah tips praktis sekaligus penjelasan ilmiah agar daging kurban menjadi lebih empuk, lezat, dan tetap memiliki nilai gizi optimal.

Menurut Reisi, proses memasak berpengaruh terhadap kandungan gizi daging, terutama protein. Meski pemanasan dapat menurunkan sebagian kadar protein, proses tersebut justru membuat protein lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

Bacaan Lainnya

“Protein pada daging matang memang berkurang, tetapi menjadi lebih bermanfaat karena telah mengalami denaturasi sehingga lebih mudah diserap tubuh dibandingkan protein pada daging mentah,” ujarnya.

Selain protein, daging juga mengandung zat besi (Fe) yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Kandungan zat besi relatif stabil meskipun daging dimasak pada suhu tinggi.

“Meskipun ada sedikit pengurangan, kandungan zat besi pada daging umumnya tidak banyak berubah,” kata Reisi dikutip Kamis (28/5/2026).

Daun Pepaya dan Nanas Pengemuk Daging Kurban Alami

Agar daging kurban tidak alot, Reisi menyarankan penggunaan bahan-bahan alami yang mengandung enzim pemecah protein sebelum proses memasak.

Salah satu yang paling populer adalah daun pepaya. Daun ini mengandung enzim papain yang mampu menguraikan serat protein sehingga tekstur daging menjadi lebih lunak.

“Caranya cukup sederhana. Daun pepaya setengah tua dihancurkan, lalu dibalurkan ke permukaan daging dan didiamkan beberapa saat sebelum dimasak,” jelasnya.

Selain daun pepaya, nanas juga dikenal efektif untuk mengempukkan daging kurban. Buah ini mengandung enzim bromelin yang bekerja hampir sama dengan papain.

“Nanas bisa diparut lalu dioleskan pada daging sebelum dimasak. Selain membantu mengempukkan, nanas juga memberi aroma segar pada masakan,” tambahnya.

Reisi menambahkan, beberapa bahan alami lain yang dapat digunakan sebagai pengempuk daging antara lain kiwi, jahe, dan daun pandan wangi yang sering dimanfaatkan dalam berbagai resep masakan.

Pos terkait