Teknik Memasak Menentukan Keempukan Daging Kurban
Selain penggunaan bahan alami, teknik memasak juga menjadi faktor penting dalam menghasilkan daging kurban yang empuk.
Untuk bagian daging yang berserat kasar dan cenderung keras, seperti paha atau betis, metode slow cooking sangat dianjurkan.
“Bagian daging yang alot sebaiknya dimasak dengan suhu sedang dalam waktu lebih lama, misalnya direbus perlahan. Bisa juga menggunakan panci presto agar lebih cepat tetapi tetap empuk,” terang Reisi.
Sebaliknya, bagian daging yang memang sudah empuk seperti tenderloin atau has dalam, tidak perlu dimasak terlalu lama.
“Kalau terlalu lama dimasak, teksturnya malah berubah jadi lebih keras dan kering,” ujarnya.
Ia juga menyarankan agar daging dipotong sesuai kebutuhan masakan. Untuk menu sate, misalnya, daging sebaiknya dipotong lebih kecil dan tipis agar cepat matang sekaligus membantu mempertahankan kandungan gizinya.
Dengan pemilihan bahan pengempuk alami dan teknik memasak yang tepat, daging kurban tidak hanya menjadi lebih empuk dan nikmat disantap, tetapi juga tetap memberikan manfaat gizi yang maksimal bagi tubuh saat perayaan Iduladha.***





