Mobil Tabrak Pejalan Kaki saat Parade Liverpool Juara Liga Primer Inggris, 65 Orang Jadi Korban

Ambulans berada di lokasi insiden mobil menyeruduk puluhan fans Liverpool FC, Senin, 26 Mei 2025 pukul 18.00 Waktu Setempat, Foto:Tangkapan Layar BBC
Suasana parade perayaan Liverpool FC menjadi juara Liga Primer Inggris berubah menjadi kepanikan. Sebuah mobil menabrak kerumunan pejalan kaki saat parade kemenangan Liverpool FC di kawasan Water Street, Liverpool, Senin, 26 Mei 2025 pukul 18.00 waktu setempat. Insiden tragis itu menyebabkan 65 orang terluka, termasuk empat anak-anak, satu di antaranya luka parah.

___________

Polisi telah menangkap seorang pria kulit putih berusia 53 tahun asal Inggris. Ia ditahan atas dugaan percobaan pembunuhan, mengemudi membahayakan, dan mengemudi di bawah pengaruh narkoba.

Menurut saksi mata, mobil Ford Galaxy itu melaju dengan kecepatan tinggi saat parade hampir selesai. Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan mobil menerobos kerumunan tanpa mengerem, bahkan sempat dikejar dan dihentikan oleh warga.

“Saya lihat mobil itu tidak berniat berhenti,” ungkap Matt Cole, reporter BBC yang berada di lokasi. Ia menyebut kendaraan itu melaju dengan kecepatan lebih dari 20 mil per jam dan dikejar oleh sekelompok orang yang berusaha menghentikannya.

Dari total korban, 50 orang dilarikan ke rumah sakit, dengan 11 di antaranya masih menjalani perawatan hingga Selasa (27/5) dalam kondisi stabil. Empat orang, termasuk seorang anak, sempat terjebak di bawah kendaraan.

Salah satu korban, Daniel Eveson, mengaku dadanya tertabrak mobil. Sementara pasangannya terseret roda mobil, dan kereta bayi putranya terpental ke jalan. “Saya sempat tidak tahu apakah mereka masih hidup,” katanya. Beruntung, sang anak selamat tanpa luka serius.

Korban lain, Jack Trotter seperti dilansir BBC, mengaku “masih beruntung hidup” setelah tertabrak mobil. Pacarnya, Abbie Gallagher, menyaksikan langsung momen mencekam itu. “Saya lihat mobil melaju ke arah kami. Saya refleks letakkan tangan di kap mobil. Lima menit kemudian baru saya temukan Jack,” ujarAbbie Gallagher.

Polisi Merseyside menjelaskan bahwa saat kejadian, Water Street sebenarnya telah ditutup untuk kendaraan. Namun, blokade dibuka sementara untuk memberi akses kepada ambulans yang menangani kasus dugaan serangan jantung. Diduga, pelaku memanfaatkan momen tersebut untuk mengikuti ambulans hingga bisa masuk ke area parade.