Prabowo Minta Menteri Siapkan Opsi WFH dan Kerja 4 Hari Jika Krisis Energi Memburuk

Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). - Instagram @presidenrepublikindonesia
Presiden Prabowo menginstruksikan kajian WFH dan pengurangan hari kerja untuk antisipasi krisis energi.

Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kabinet menyiapkan kajian mengenai kemungkinan penerapan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) serta pengurangan hari kerja jika krisis energi global berdampak ke Indonesia.

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026). Ia menyoroti dinamika geopolitik di Eropa dan Timur Tengah yang berpotensi memicu kenaikan harga energi dunia.

“Kita menghadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Hal ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” ujar Prabowo, Jumat (13/3/2026).

Bacaan Lainnya

Menurut Presiden, kenaikan harga energi dapat memicu efek berantai pada berbagai sektor, termasuk pangan. Karena itu pemerintah diminta mulai menyiapkan langkah penghematan sejak dini.

Ia menegaskan Indonesia tidak boleh merasa terlalu aman tanpa melakukan langkah antisipasi.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tetapi kita juga harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM kita,” tegasnya.

Belajar dari Kebijakan Pakistan

Dalam sidang tersebut, Prabowo juga menyinggung langkah yang dilakukan Pakistan ketika menghadapi ancaman krisis energi.

Menurutnya, pemerintah Pakistan menerapkan kebijakan penghematan yang cukup ketat, termasuk pengaturan pola kerja.

“Mereka melaksanakan work from home untuk semua kantor pemerintah maupun swasta. 50 persen bekerja dari rumah, kemudian hari kerja mereka dipotong menjadi hanya empat hari,” ungkapnya.

Selain itu, Pakistan juga melakukan berbagai langkah penghematan lain.

Di antaranya pemotongan gaji pejabat negara, pengurangan penggunaan BBM untuk kendaraan pemerintah, hingga penghentian sejumlah belanja negara yang dinilai tidak mendesak.

Refleksi Pengalaman Pandemi

Prabowo juga menyinggung pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

Pos terkait