Menurutnya, sistem kerja dari rumah terbukti mampu menekan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi konsumsi energi secara signifikan.
“Dulu kita atasi Covid, dan kita berhasil. Kita mampu banyak bekerja dari rumah dengan efisien. Artinya, kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ujarnya.
Presiden menekankan bahwa berbagai contoh kebijakan tersebut masih sebatas bahan kajian.
Pemerintah akan membahas berbagai opsi efisiensi bersama para menteri dan kepala lembaga sebelum mengambil keputusan.
Persiapan Skenario Terburuk
Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah menyiapkan berbagai skenario menghadapi kemungkinan memburuknya situasi global.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak berada dalam kondisi panik.
“Kita tidak panik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Kita tidak boleh tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan paling buruk,” kata Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa sejumlah aspek fundamental nasional, terutama ketahanan pangan, telah dipersiapkan pemerintah.
Namun langkah antisipatif tetap diperlukan agar Indonesia siap menghadapi tekanan pada sektor energi jika kondisi global memburuk. ***





