Nenek Nasikah dan Surat Tak Bertuan: Ketika Anak ‘Lupa Jalan Pulang’

Viral di TikTok, dua anak kandung dinarasikan buang ibunya ke panti. |TikTok @AriefCamra

Kalau nggak viral, nggak bakal diambil lagi itu ibunya,” komentar lainnya.

Sementara itu, pihak panti jompo mengaku tidak mempermasalahkan keputusan keluarga yang ingin mengambil kembali sang ibu.

Mereka hanya berharap keputusan tersebut benar-benar didasarkan pada niat baik, bukan semata tekanan publik. Meskipun kini Nasikah sudah kembali bersama anak-anaknya, warganet masih menanti apakah mereka benar-benar akan merawat sang ibu dengan baik atau hanya sebatas meredam kecaman

Bacaan Lainnya

Kasus viral dugaan pembuangan ibu kandung oleh anaknya di Sidoarjo yang sempat memancing emosi publik, kini mulai menemukan titik terang.

Dalam sebuah kunjungan langsung ke kediaman anak dari Nenek Nasikah, tokoh masyarakat dan relawan sosial Pak Purnomo melakukan klarifikasi bersama pihak keluarga, pada Sabtu, 29 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, dua anak perempuan Nasikah memberikan penjelasan bahwa tindakan mereka bukanlah bentuk penelantaran atau pembuangan terhadap sang ibu. “Kami bukan membuang ibu, tapi menitipkan ke Griya Lansia karena keterbatasan kondisi,” ujar sang putri sulung, SF, dikutip dari akun Youtube Purnomo Belajar Baik:

Mereka mengaku telah berusaha merawat ibunya yang kini mengalami keterbatasan fisik, terutama tidak bisa berjalan. Namun karena tuntutan pekerjaan dan kondisi tempat tinggal yang sangat sempit, mereka merasa tidak sanggup memberikan perawatan maksimal.

“Kami kerja, rumah hanya 4×4 meter, ibu sering ngesot ke jalan. Kami takut terjadi apa-apa, makanya kami titipkan, bukan membuang,” jelas F, anak kedua.

Kisah ini menjadi cermin suram atas lunturnya nilai-nilai kekeluargaan, khususnya tentang berbakti, berbuat baik, dan taat kepada kedua orang tua di tengah arus zaman.

Di saat orang tua semakin sepuh dan membutuhkan kasih sayang, justru sebagian anak memilih untuk memutuskan hubungan, bukan hanya fisik, tapi juga batin. Bahkan hingga liang lahat. ***

Pos terkait