Menteri Haji memastikan jadwal keberangkatan jemaah calon haji 2026 aman dan berjalan sesuai rencana.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah membawa kabar melegakan bagi masyarakat. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan tidak ada penundaan jadwal keberangkatan ibadah haji pada musim 2026 ini.
Seluruh persiapan logistik dan administratif, kata dia, telah dirampungkan dengan matang. Maka itu, rencana perjalanan para jemaah akan tetap mengikuti jadwal resmi yang sudah disusun dan disosialisasikan jauh hari sebelumnya.
“Terkait pemberangkatan jamaah calon haji sampai saat ini belum ada perubahan,” tegas Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah, dalam keterangannya di Jombang, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).
Menhaj merinci tahapan keberangkatan yang akan dimulai bulan depan. Para jemaah calon haji dijadwalkan mulai masuk ke asrama haji pada 21 April 2026. Sehari berselang, tepatnya pada 22 April 2026, mereka akan diterbangkan.
Ibarat Resepsi Pernikahan
Menhaj mengibaratkan kesiapan kementerian saat ini seperti keluarga yang akan menggelar pesta pernikahan. Seluruh komponen penting mulai dari katering, penyewaan gedung, hingga seragam petugas sudah dibereskan.
“Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jamaah calon haji,” tambah Irfan Yusuf menjelaskan tingginya tingkat kesiapan pemerintah untuk melayani para tamu Allah pada musim ibadah tahun ini.
Gandeng Penegak Hukum
Pemerintah juga menaruh perhatian ekstra pada aspek transparansi anggaran. Kementerian Haji dan Umrah memutuskan untuk menggandeng sejumlah lembaga penegak hukum guna mencegah potensi penyimpangan dan korupsi.
Unsur profesional dari KPK, Kejaksaan, hingga Polri secara resmi dilibatkan. Mereka bertugas mengawasi ketat seluruh proses pengadaan dan tata kelola keuangan haji tahun ini agar tetap bersih dan transparan.***





