Mashariq merupakan akronim dari Motawif Pilgrims for Southeast Asian Countries Co, nama syarikah yang mendapat izin dari otoritas Arab Saudi untuk memberikan layanan kepada jemaah selama di Armina.
Pansus Haji mempertanyakan kenapa pemerintah kembali menggunakan Mashariq pada penyelenggaraan haji 2024 ini, sebab Pansus menilai jika perusahaan ini merupakan penyebab sengkarut penyelenggaraan haji 1444H/2023M.
Merespons pertanyaan tersebut, Alex menyebut mendapat informasi bahwa ada beberapa syarikah yang mendaftar untuk memberikan layanan di Arafah Muzdalifah Mina atau Armuzna. Antara lain Mashariq dan Dhuyuf Al-Baits.
“Yang merekomendasikan Mashariq itu di-approve oleh pemerintah adalah oleh Kemenag untuk melaksanakan Armuzna itu adalah saudara?” tanya John dalam rapat Pansus.
“Tidak, Pak. Saya tidak merekomendasikan,” jawab Alex.
John lantas menanyakan apakah Alex mengetahui soal Mashariq. Alex menjawab jika Mashariq memberikan layanan tahun lalu. Jawaban tersebut lantas membuat John bertanya lagi: apakah Alex mengetahui hasil kerja Mashariq di 2023, dan meminta pendapatnya ihwal kinerja perusahaan tersebut.
Menurut Alex, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi terhadap perusahaan tersebut. Antara lain terkait keterlambatan pendorongan dari Arafah ke Muzdalifah, kemudian keterlambatan pendorongan dari Muzdalifah ke Mina.
“Menurut yang saudara ketahui, apa hasil kerjanya terhadap pelaksanaan ibadah haji di tahun 2023, kondisi Mashariq bagus apa tidak?” tanya John.
“Saya tidak merekomendasikan,” jawab Alex.
“Tahu enggak, Saudara, carut-marutnya pelaksanaan ibadah haji di tahun 2024 itu karena Mashariq itu? Kenapa Mashariq itu dipakai lagi di tahun 2024? Carut-marutnya pelaksanaan ibadah haji di tahun 2023 adalah akibat Mashariq itu. Di tahun 2024 saudara pakai lagi itu, saudara rekomendasikan lagi, apa alasannya?” tanya John.
Alex lantas membantah pertanyaan tersebut. Alex mengaku tidak merekomendasikan Mashariq kepada Kementerian Agama (Kemenag).
John pun meminta Alex untuk menjelaskan sektor mana saja yang melibatkan Mashariq dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024. Dan menurut Alex, Mashariq hanya memberikan layanan di Armuzna. Sementara untuk katering, hotel, bus shalawat, tidak melalui Mashariq.*





