Sementara itu, cendekiawan NU Nadirsyah Hosen mengungkapkan keprihatinannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nadirsyahhosen_official. Ia menyampaikan doa agar Jemaah NU terhindar dari praktik korupsi dan tetap terjaga marwahnya.
“Kita mulai menderita krisis kepercayaan publik terhadap Ikatan Nahdlatul Ulama kita… Ya Allah, lindungilah Jamaah Nahdlatul Ulama dari korupsi dan keburukan, serta dari pelanggaran hukum yang dapat merusak sistem akidah Ahlussunnah wal-Jamaah, merusak sistem negara, dan merusak kepentingan bangsa,” tulis Nadirsyah, Jumat (12/9).
Seperti diketahui, KPK telah memeriksa Syaiful Bahri, yang disebut sebagai staf PBNU. Namun, pengurus PBNU meluruskan bahwa Syaiful bukan staf atau pegawai, melainkan dekat dengan mantan staf khusus eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Selain itu, KPK juga telah memeriksa Zainal Abidin, Sekretaris Lembaga Perekonomian PBNU masa khidmah 2022–2027.
Kasus dugaan korupsi kuota haji ini masih dalam tahap penyidikan. Hingga kini, KPK belum menetapkan tersangka.***





