Hak Anda terancam? Disnakertrans Jatim siapkan 54 posko pengaduan THR untuk pastikan perusahaan bayar tepat waktu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur (Disnakertrans Jatim) menyiapkan 54 Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang tersebar di berbagai daerah untuk mengawal kewajiban perusahaan membayarkan THR karyawannya.
Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, menegaskan bahwa posko ini bukan sekadar formalitas tahunan. Pihaknya ingin memastikan tak ada celah bagi perusahaan yang mencoba menunda, apalagi menghindari pembayaran THR.
Tujuan dan Aturan Pembayaran THR
“Secara regulasi, THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya. Namun, tahun ini ada imbauan khusus agar jika memungkinkan, THR sudah diberikan 14 hari sebelumnya. Tujuannya agar masyarakat punya waktu lebih longgar mempersiapkan kebutuhan Lebaran,” ungkap Sigit dikutip Kamis (26/2/2026).
Distribusi Posko di Berbagai Tingkatan
Untuk menjangkau seluruh lapisan pekerja, sebaran posko pengaduan dibagi menjadi dua tingkat, yakni 38 posko di tingkat kabupaten/kota (dikelola dinas setempat) dan 16 posko di tingkat provinsi.
Sigit menjelaskan, meski secara hierarki aduan sebaiknya bermula dari tingkat kabupaten/kota, pihak provinsi tetap terbuka menerima laporan, terutama dari serikat pekerja yang sering kali langsung ‘melompat’ ke tingkat provinsi. Sebanyak 38 posko ditempatkan di tingkat kabupaten/kota dan dikelola oleh dinas tenaga kerja setempat. Sementara itu, 16 posko lainnya berada di bawah koordinasi provinsi.
“Disnakertrans Jatim membuka pintu selebar-lebarnya bagi laporan yang langsung masuk ke provinsi, terutama dari serikat pekerja yang kerap memilih jalur tersebut demi percepatan penanganan,” tuturnya.
Rekam Jejak Penanganan Kasus
Model pengawasan ini bukan tanpa dasar. Data 2025 menunjukkan kinerja penanganan sengketa THR di Jawa Timur cukup impresif. Dari 236 aduan yang masuk, 231 kasus atau sekitar 98 persen berhasil diselesaikan hingga tuntas. Angka tersebut menjadi modal optimisme menghadapi potensi persoalan tahun ini.





