Kaesang dan Pilkada Depok: Maju untuk Menang atau Tetap Jualan Pisang?

Sementara itu, ketika Kaesang menyatakan siap, mendapatkan dukungan, dan di sisi lain memancing kontorversi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa putra bungsunya itu mau jualan pisang saja. Pernyataan tersebut dia sampaikan di depan 19 pemimpin redaksi media.  “Jadi, enggak bener dia mau jadi wali kota,” kata Jokowi, 10 Agustus 2023.

Pengamat politik, Hendri Satrio menilai langkah Presiden Jokowi yang mengumumkan bahwa Kaesang tidak maju di Pilkada 2024 merupakan langkah yang baik. Tindakan tersebut, menurut Hendri, dinilai sebagai langkah baik untuk menolak politik dinasti.

“Ini kan jadi bagus, sih, sebetulnya. Karena Pak Jokowi memainkan peran tidak ingin ada dinasti politik. Jadi, bagus buat Kaesang, citranya. Bagus buat Pak Jokowi, citranya juga,” kata Hendri, dikutip dari Republika, Minggu, 10 September 2023. 

Bacaan Lainnya

Menurut Hendri, batalnya Kaesang untuk maju di Pilkada Depok tidak merugikan siapa pun. Drama maju-mundurnya Kaesang juga merupakan hal biasa dalam politik. “Bukan bercanda (maju mundurnya Kaesang). Kan namanya juga tes pasar, tes ombak, ya boleh-boleh saja,” katanya.

Sementara itu, Kelompok relawan Kaesang Pangarep, Sang Menang, mengaku tetap akan mendukung meskipun Jokowi membantah rencana keikutsertaan anaknya di Pilkada Depok 2024. Relawan mengeklaim akan terus melakukan sosialisasi kepada warga Depok.

“Kami memahami maksud Pak Jokowi agar Mas Kaesang tidak kesusu menyatakan kesiapan maju sebagai calon walikota di Pilkada serentak 2024 yang masih satu tahun lebih,” jelas salah seorang pendiri kelompok relawan Kaesang, Sigit Widodo, sebagaimana dikutip Republika, Minggu, 10 Agustus 2023.

Jadi, gimana, nih, Kaesang? Mau bertarung di Pilkada Depok untuk menang, atau tetap jualan pisang?

*Foto: Baliho besar dukungan untuk Kaesang Pangarep maju Pilkada Depok 2024 masih terpasang di Jl. Raya Margonda, Depok, Minggu, 10 September 2024.

(Toni)

Pos terkait