Jepang Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Bakal Kirimkan Tenaga Ahli ke Indonesia

Indonesia dan Jepang sepakat bakal bekerja sama menyukseskan Makan Bergizi Gratis (MBG). Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba mengungkapkan keinginannya membantu program yang merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan pada Sabtu, 11 Januari 2024.

“Kami akan menyelenggarakan kerja sama, termasuk latihan penyediaan makan siang di sekolah, pengiriman tenaga ahli, dan bantuan peningkatan sektor perikanan dan pertanian dengan memanfaatkan berbagai pengalaman Jepang,” kata PM Ishiba, saat menyampaikan pernyataan bersama dengan Presiden Prabowo di Ruang Teratai, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 11 Januari 2024.

PM Ishiba mengaku ingin ikut terlibat program MBG demi membantu Presiden Prabowo mengatasi masalah kekurangan gizi sebagian anak-anak Indonesia.

Presiden Prabowo menyambut baik inisiatif Jepang itu. “Mereka (Jepang) punya pengalaman di bidang itu, sudah 80 tahun, dan mereka yang menawarkan inisiatif untuk ikut membantu mungkin dengan pelatihan, dan lain sebagainya,” katanya.

Bacaan Lainnya

Di samping makan bergizi gratis, kedua negara juga sepakat menjalin kerja sama di bidang hilirisasi dan industrialisasi, energi, maritim, dan pertahanan.

Prabowo mengajak industri Jepang berinvestasi pada proyek-proyek hilirisasi di Indonesia, yang masuk dalam lima prioritas pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinannya.

Lima prioritas yang disebut Prabowo mencakup swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam, mengentaskan kelaparan dan kurang gizi, dan membangun kemampuan di bidang pertahanan.

“Kami sangat terbuka untuk industri Jepang ikut dalam program hilirisasi kami di semua bidang sumber daya alam,” kata Prabowo.***

Pos terkait