Data Kedua: Jejaring “Jasa Pengamanan”
Dari mana dugaan keterlibatan Japto muncul? KPK menelusuri seluruh rantai bisnis batu bara Kukar, dari produksi hingga jasa dermaga, dan di titik pengangkutan itulah terdeteksi aliran dana jasa pengamanan bernilai fantastis.
Japto bukan satu-satunya figur ormas yang disebut. KPK juga memanggil Ketua Pemuda Pancasila Kalimantan Timur, Said Amin, terkait aliran dana yang sama.
Ada juga Wakil Ketua Umum PP sekaligus elite NasDem, Ahmad Ali, yang rumahnya turut digeledah penyidik pada rangkaian penyidikan ini.
Tiga nama dari satu struktur ormas yang sama menunjukkan pola, bukan kebetulan. Data ini sejalan dengan catatan lama bahwa konflik lahan tambang di Kaltim kerap diwarnai cara-cara premanisme yang melibatkan ormas.
Data Ketiga: Selisih Setoran ke Pemerintah
Selain jejaring ormas, penyidik juga membedah adanya selisih pada setoran penerimaan negara bukan pajak dari royalti tambang batu bara Kukar.
Artinya, dana yang seharusnya masuk sebagai royalti ke pemerintah diduga bocor lebih dulu lewat pos informal, sebelum sisanya baru dilaporkan sebagai penerimaan resmi.
Skala Aset yang Sudah Disita
Sejauh ini penyidikan TPPU dalam kasus ini telah menyita 91 unit kendaraan, lima bidang tanah seluas ribuan meter persegi, dan 30 jam tangan mewah berbagai merek.
Dari kediaman Japto sendiri, penyidik pernah menyita uang tunai Rp56 miliar dan 11 unit mobil. Seluruh aset ini kini sedang diklasterkan berdasarkan keterkaitannya dengan tiga korporasi tersangka.
Membaca Bungkamnya Japto
Usai diperiksa, Japto menolak menjawab pertanyaan soal materi pemeriksaan. Ia hanya merespons soal Piala Dunia 2026 dengan jawaban singkat, “Brasil, Brasil,” sebelum meninggalkan gedung KPK.
Dari tiga lapis data di atas, terlihat bahwa kebisuan itu bukan sekadar strategi hukum personal. Ia menutupi pertanyaan yang lebih besar: seberapa dalam ongkos “keamanan” informal sudah tertanam dalam struktur biaya industri ekstraktif di Kalimantan Timur.
Hingga berita ini ditulis, KPK belum menetapkan status hukum baru bagi Japto. Tapi arah pemetaan aset menunjukkan penyidik sedang menyiapkan peta yang jauh lebih luas dari sekadar satu nama.***





