Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Israel menargetkan fasilitas energi di Kota Isfahan (Iran tengah) dan Khorramshahr (Iran selatan) pada Selasa (24/3/2026). Serangan menyebabkan pemadaman listrik total di Khorramshahr.
Berdasarkan pernyataan resmi IRGC yang diunggah akun @iranin_arabic_, agresi AS-Israel menargetkan fasilitas energi di dua kota strategis Iran. Di Isfahan, serangan dilaporkan mengenai fasilitas energi, sementara di Khorramshahr, jalur pasokan gas pembangkit listrik menjadi sasaran.
Akibat serangan tersebut, pasokan gas ke pembangkit listrik Khorramshahr terganggu dan menyebabkan pemadaman listrik total di kota tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat serangan tersebut.
Pernyataan IRGC menegaskan bahwa serangan ini merupakan eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan awal yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
IRGC: Balasan akan Menargetkan Semua Pembangkit di Israel dan Teluk
IRGC menyatakan bahwa kepemimpinan pasukan telah memutuskan untuk membalas serangan ini. Balasan akan ditujukan terhadap semua pembangkit listrik di Israel dan kawasan Teluk Persia.
☫ 🚨 Urgent
Statement from the Iranian Revolutionary Guard:
The American-Israeli aggression targeted energy facilities in the cities of Isfahan in central Iran and Khorramshahr in the south, affecting the gas supply lines of the Khorramshahr power plant and causing a complete… pic.twitter.com/L7HPxTK8GX
— إيران الحدث (@iranin_arabic_) March 24, 2026
Ancaman ini sejalan dengan pernyataan Iran sebelumnya yang menyatakan akan menghancurkan infrastruktur energi dan air di Timur Tengah jika fasilitasnya diserang. Pekan lalu, Iran telah menyerang fasilitas energi di Qatar yang menyebabkan kerusakan signifikan pada kapasitas ekspor LNG negara tersebut.
Eskalasi di Tengah Klaim Dialog Trump
Serangan ini terjadi di tengah situasi yang kontradiktif. Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengklaim telah terjadi dialog produktif dengan Iran dan mengumumkan penundaan serangan terhadap pembangkit listrik Iran selama lima hari.
Iran membantah keras klaim tersebut. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut pernyataan Trump sebagai “berita palsu yang digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta melarikan diri dari rawa tempat AS dan Israel terperangkap.”
Serangan terhadap fasilitas energi Isfahan dan Khorramshahr menunjukkan bahwa konflik masih berlangsung meskipun Trump mengklaim adanya kemajuan dialog.
Isfahan dan Khorramshahr: Lokasi Strategis
Isfahan merupakan kota industri utama Iran yang memiliki fasilitas pengolahan uranium serta pusat industri strategis lainnya. Sementara Khorramshahr adalah kota pelabuhan di dekat perbatasan Irak yang memiliki infrastruktur energi penting.
Serangan terhadap fasilitas energi di kedua kota ini menandai perluasan target konflik ke infrastruktur sipil yang menunjang kebutuhan dasar penduduk. Pemadaman listrik total di Khorramshahr berpotensi mempengaruhi layanan publik di kota tersebut.
Komunitas Internasional Belum Beri Respons
Hingga berita ini diturunkan, Amerika Serikat dan Israel belum mengonfirmasi atau memberikan pernyataan resmi terkait klaim serangan yang disampaikan IRGC. Komunitas internasional juga belum merespons eskalasi terbaru ini.
Pernyataan IRGC tentang rencana balasan terhadap pembangkit listrik di Israel dan kawasan Teluk meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik ke infrastruktur sipil yang lebih luas.***





