Januari-Maret 2024: Serangan Saling Balas
Pentagon meluncurkan serangan drone di Baghdad yang membunuh tokoh senior dalam kelompok militan yang disebut terhubung dengan Iran.
Serangan datang beberapa hari setelah ledakan di pinggiran Beirut, Lebanon, yang menewaskan Saleh al-Arouri, seorang pemimpin Hamas, bersama dua komandan dari sayap bersenjata kelompok itu. Ledakan tersebut merupakan pembunuhan pejabat Hamas paling senior di luar Tepi Barat dan Gaza dalam beberapa tahun terakhir.
Pejabat Hamas, Lebanon, dan AS menyalahkan Israel atas serangan tersebut. Namun, Israel tidak secara publik mengonfirmasi keterlibatannya.
Hezbollah pun, yang menerima dukungan dari Iran, meningkatkan serangan terhadap Israel setelah kematian Al-Arouri. Setelah itu, militer Israel menyerang balik Hezbollah di Lebanon dan membunuh sejumlah komandan kelompok tersebut.
Pada bulan Januari itu juga Iran menuduh Israel melancarkan serangan udara di Damaskus. Menurut laporan media Iran dan pejabat pertahanan Israel, sejumlah tokoh militer senior Iran tewas, termasuk kepala intelijen di Suriah untuk sayap luar negeri Garda Revolusi dan deputinya.
Setelah itu, serangan drone yang dilancarkan oleh milisi yang didukung Iran membunuh tiga anggota pasukan AS dan melukai setidaknya 34 lainnya di Yordania.
Sepuluh hari kemudian, pasukan AS meluncurkan serangan drone pembalasan di Baghdad. Serangan ini membunuh seorang pemimpin milisi senior—yang dituduh oleh pejabat AS bertanggung jawab atas serangan terhadap personel Amerika.
Serangan balasan oleh AS terhadap milisi yang didukung Iran itu tampaknya meredakan tindakan Tehran.





