Eskalasi Konflik Iran-Israel: Saling Serang dan Balas, Banyak Tokoh Iran Terbunuh

Komandan sayap luar Garda Revolusi Islam Iran, Mayor Jenderal Qassim Suleimani, yang tewas dalam serangan drone AS di Baghdad. Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik Iran dengan Israel yang didukun AS. FOTO: AFP

Oktober 2023: Serangan Saling Balas sebelum 7 Oktober

Iran dan Israel dilaporkan melakukan sejumlah serangan dan serangan balasan rahasia dalam beberapa tahun setelah kematian Jenderal Suleimani.

Bacaan Lainnya

Israel dilaporkan membunuh ilmuwan nuklir papan atas Iran, Mohsen Fakhrizadeh, pada November 2021. Disusul kemudian dengan pembunuhan komandan Garda Revolusi, Kolonel Sayad Khodayee, pada Mei 2022.

Salah satu serangan Yaman terhadap Israel pada 2023 lalu, yang merupakan bagian dari eskalasi konflik Iran-Israel. FOTO: REUTERS

Sementara itu, pada Juli 2021, sebuah kapal tanker yang dikelola perusahaan pengiriman Israel diserang di lepas pantai Oman. Dua awak kapal dilaporkan tewas.

Dua petinggi Israel menduga serangan tersebut dilakukan oleh beberapa drone Iran yang menabrak kawasan hunian di bawah jembatan kapal.

Iran tidak secara eksplisit mengklaim atau membantah tanggung jawab, namun saluran TV Iran menggambarkan serangan terhadap kapal tersebut sebagai respons terhadap serangan Israel di Suriah.

Ketika pemboman Israel terhadap Gaza dimulai, setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023, milisi pro-Iran juga meningkatkan serangan mereka.

Desember 2023: Pembunuhan Tokoh Tinggi Iran Lainnya

Pada akhir tahun 2023, Iran menuduh Israel membunuh tokoh militer papan atas mereka, Brigadir Jenderal Sayyed Razi Mousavi, dalam serangan rudal di luar Damaskus.

Jenderal Mousavi, yang merupakan penasihat senior Garda Revolusi, digambarkan sebagai rekan dekat Jenderal Suleimani yang terbunuh pada tahun 2020, dan disebut telah membantu mengawasi pengiriman senjata ke Hezbollah.

Israel menolak berkomentar secara langsung apakah dia berada di balik kematian Jenderal Mousavi.

Pos terkait