Eskalasi Konflik Iran-Israel: Saling Serang dan Balas, Banyak Tokoh Iran Terbunuh

Komandan sayap luar Garda Revolusi Islam Iran, Mayor Jenderal Qassim Suleimani, yang tewas dalam serangan drone AS di Baghdad. Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik Iran dengan Israel yang didukun AS. FOTO: AFP
JAKARTA—Hubungan Iran dan Israel dipenuhi serangkaian serangan rahasia satu sama lain—apalagi seiring panasnya situasi geopolitik global belakangan ini.

Konflik kedua negara telah berlangsung secara meluas dengan berbagai metode, mulai dari serangan darat, udara, laut, hingga ranah cyber.

Israel dan Iran saling melancarkan serangan, baik menyerang secara langsung maupun dengan memanfaatkan proksi mereka di wilayah lain.

Iran cenderung menggunakan kekuatan proksi asing untuk menyerang kepentingan Israel, sementara Israel menggunakan strategi pembunuhan tertarget terhadap pemimpin militer dan ilmuwan nuklir Iran.

Bacaan Lainnya

Serangan Israel yang menyasar ibu kota Suriah, Damaskus, yang mengakibatkan tewasnya tiga komandan Iran pada Senin, 1 April 2024 lalu, menjadi salah satu pelampiasan dalam ekskalasi konflik tersebut.

Sebagai balasannya, Iran meluncurkan ratusan drone dan misil ke Iran pada Sabtu (13/4/2024). Serangan tersebut menimbulkan kekhawatiran bakal terjadinya konfrontasi yang lebih luas di kawasan itu. Menambah rumit situasi yang sudah kacau akibat berbagai konflik, seperti perang Israel di Gaza, bentrokan lintas-batas antara Israel dan kelompok militan Lebanon, Hezbollah, serta serangan milisi Houthi Yaman terhadap negara Barat di Laut Merah.

Intensitas konflik Israel dan Iran juga berisiko melibatkan Amerika Serikat (AS)—apalagi mengingat keberadaan pasukan AS di wilayah tersebut.

Berikut beberapa momen penting dalam konflik yang berlangsung selama bertahun-tahun ini, disarikan dari berbagai sumber.

Januari 2020: Pembunuhan Jenderal Suleimani

Komandan sayap luar Garda Revolusi Islam Iran, Mayor Jenderal Qassim Suleimani, terbunuh dalam serangan drone AS di Baghdad. Peristiwa ini disambut dengan sangat puas oleh Israel.

Pejabat AS membunuh Jenderal Suleimani setelah menuduh Sang Jenderal bertanggung jawab atas kematian ratusan tentara Amerika selama perang di Irak. AS juga menyebutkan bahwa Jenderal Sulaemani bertanggung jawab atas aktivitas yang merusak stabilitas Timur Tengah, juga dituduh merencanakan serangan terhadap kedutaan AS dan Israel.

Iran membalasnya kematian Jenderal Suleimani dengan hujan rudal yang menyerang dua pangkalan AS di Irak. Serangan ini mengakibatkan sekitar 100 personel militer AS terluka.

Pos terkait