Burhanuddin Muhtadi: Diamnya Megawati Adalah Pernyataan Politik Paling Keras

Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri mengunjungi pameran seni rupa karya Butet Kartaredjasa, Senin (13/5/2024). Foto:SS Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia itu juga menelaah makna Melik Nggendong Lali. “Jadi, melik itu artinya pamrih atau keinginan untuk mencapai sesuatu. Nggendong lali yang punya implikasi lupa terhadap aturan main,” jelasnya.

Makna melik nggendong lali, tambah Burhan, sudah persis yang selama ini dinarasikan Megawati dan elite PDIP. Narasi yang dimaksud sikap politik Jokowi di Pilpres 2024 sudah lupa aturan dan berlawanan dengan PDIP. “Bahwa apa yang terjadi selama pilpres ibu Mega dan PDIP mengatakan pak Jokowi sudah lupa. Jadi, itu kira-kira pernyataan yang ingin disampaikan,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Lantas, apakah PDIP nanti akan berada di barisan oposisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming? Prof Burhan menilai PDIP yang dipimpin Megawati sudah perlihatkan gesture siap oposisi. “Tanpa kita harus menunggu pernyataan verbal Ibu Mega, bahwa PDIP akan oposisi, gesture-nya itu jelas menunjukkan ke arah sana,” ujar Burhan.

Pos terkait