Prediksi oksigen Bumi turun masih berjarak miliaran tahun. Namun, krisis iklim sudah mengancam kesehatan manusia mulai dekade 2030-an.
Sebuah studi dalam Nature Geoscience memproyeksikan atmosfer kaya oksigen di Bumi tidak akan bertahan selamanya. Penelitian itu memperkirakan kadar oksigen planet ini dapat turun tajam sekitar 1,08 miliar tahun mendatang.
Studi tersebut ditulis oleh Kazumi Ozaki dari Toho University dan Christopher T. Reinhard dari Georgia Institute of Technology. Keduanya menggunakan pemodelan biogeokimia dan iklim untuk memperkirakan masa depan atmosfer Bumi dalam rentang waktu geologis.
Bukan Ancaman Dekat
Dalam kajian itu, peningkatan energi Matahari dalam jangka sangat panjang diperkirakan memicu perubahan besar pada komposisi atmosfer. Kadar oksigen akan turun ke tingkat sangat rendah, menyerupai kondisi Bumi purba sebelum atmosfernya kaya oksigen.
Kondisi tersebut membuat Bumi tidak lagi ramah bagi manusia dan kehidupan kompleks lain yang bergantung pada oksigen. Namun, proyeksi ini tidak terjadi dalam waktu dekat dan berbeda dari krisis iklim yang sedang dihadapi manusia hari ini.
Ancaman yang lebih mendesak justru datang dari dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan perubahan iklim dapat menyebabkan sekitar 250.000 kematian tambahan per tahun pada 2030–2050.
Kematian tambahan itu diproyeksikan terkait malnutrisi, malaria, diare, dan stres panas. WHO juga menilai wilayah dengan infrastruktur kesehatan lemah akan menjadi kelompok paling rentan menghadapi beban tersebut.
Krisis Kesehatan Iklim
Kenaikan suhu global dapat memperluas wilayah penyebaran penyakit menular, mengganggu produksi pangan, dan meningkatkan risiko kematian akibat gelombang panas. Dampaknya tidak hanya menyentuh lingkungan, tetapi juga langsung masuk ke sistem kesehatan.
Karena itu, prediksi hilangnya oksigen Bumi lebih tepat dibaca sebagai peringatan ilmiah jangka sangat panjang. Sementara itu, krisis kesehatan akibat iklim merupakan ancaman nyata yang sudah bergerak menuju dekade 2030-an.





