Penjajahan hari ini tak lagi lewat senjata, tapi lewat wacana. Ketika istilah “negara dunia ketiga” digunakan seolah-olah kita tak punya logika modern, di situlah orientalisme bekerja halus. Ia membuat kita malu pada akar sendiri dan bangga bila disebut “seperti Barat”.
Sudah saatnya kita menulis ulang kisah kita sendiri — sejarah, ilmu, dan peradaban — dari sudut pandang Nusantara. Karena bangsa yang lupa menulis dirinya akan terus hidup dalam narasi orang lain.
Selengkapnya di sini.





