Belasan juta batang rokok ilegal dimusnahkan di Jawa Timur. Nilainya mencapai Rp19,64 miliar, dengan potensi kerugian negara Rp12,8 miliar.
Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur memusnahkan 13.227.800 batang rokok ilegal hasil penindakan di wilayah Jawa Timur, Kamis (11/6/2026).
Barang kena cukai ilegal itu diperkirakan bernilai Rp19,64 miliar. Dari penindakan tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp12,8 miliar.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I Rusman Hadi mengatakan, pemusnahan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah menekan peredaran rokok ilegal.
Menurut Rusman, rokok ilegal tidak hanya merugikan keuangan negara. Peredarannya juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi industri hasil tembakau yang taat aturan.
“Pemusnahan ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal terus diperkuat. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menekan peredaran rokok ilegal di Jawa Timur,” ujar Rusman.
Cukai Kembali ke Masyarakat
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menegaskan, penerimaan cukai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Adhy, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT digunakan untuk berbagai program, termasuk perlindungan sosial bagi pekerja sektor tembakau.
Ia mengatakan, pemberantasan rokok ilegal turut mendukung optimalisasi penerimaan negara. Dana itu kemudian kembali kepada masyarakat melalui program pembangunan dan kesejahteraan.
“Setiap rupiah penerimaan cukai yang terselamatkan akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pemerintah. Karena itu, upaya pemberantasan rokok ilegal harus menjadi tanggung jawab bersama,” kata Adhy.
Perlindungan Pekerja Diperkuat
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Arie Fianto Syofian mengatakan, sebagian pemanfaatan DBHCHT juga diarahkan untuk memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut Arie, program itu menyasar pekerja rentan dan buruh industri hasil tembakau.





