“Barang-barang yang bisa langsung saya pindahkan ke lantai dua, tapi ada juga yang tidak sempat karena saya tinggal sendiri,” ujarnya kepada ANTARA.
Pasar Rebo
Di Kelurahan Pekayon, ketinggian air mencapai 110 cm. Dua warga dalam kondisi sakit berhasil dievakuasi. Masjid Jami’ Al-Ma’mur juga turut terendam. Warga setempat, Dwi (46), menduga banjir merupakan kiriman dari hulu Bogor.
“Ya nangis aja lah gue, lagi Lebaran begini rumah kebanjiran. Sedih banget,” tuturnya.

Dampak Arus Lalu Lintas
Banjir menyebabkan genangan di ruas Tol Jagorawi sekitar KM 12 (Cibubur) arah Jakarta. Hanya lajur kanan yang bisa dilintasi, memicu kemacetan panjang dari Sentul Utara KM 32 hingga Citereup KM 30. PT Jasa Marga melaporkan kepadatan kendaraan juga terjadi di KM 18 Cimanggis hingga KM 12 Cibubur.
Jalan Raya Bogor di kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, juga terendam setinggi 50 cm, memperparah kemacetan di tengah arus mudik.
Penanganan Darurat
BPBD DKI mengerahkan personel untuk memonitor genangan dan berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air. Petugas juga memastikan tali-tali air berfungsi optimal dan menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan unit light rescue dan 4 personel di Ciracas, serta dua unit rescue dan 7 personel di Pasar Rebo untuk evakuasi warga sakit.***





