JAKARTA — Sejumlah akun Instagram instansi di bawah selamat Kementerian Agama(Kemenag) RI terlihat mengunggah foto ucapan pernikahan antara Menteri Agama Yaqut Cholil dan Istrinya Eny Yaqut secara berjamaah pada Selasa (30/7/2024). Postingan yang diunggah akun resmi media sosial instansi negara itu dinilai oleh warganet sebagai postingan yang berlebihan, terlalu personal, dan sangat narsistik.
Warganet sontak menyoroti akun-akun instansi di bawah Kemenag yang mengucapkan selamat ulang tahun pernikahan tersebut. Salah satunya akun media sosial X atau Twitter @ARSIPAJA yang mengunggah twit pada Selasa (30/7). Dalam cuitan itu, tampak tangkapan layar Menag dan istrinya mendapat ucapan selamat HUT pernikahan dari akun Instagram Direkrotrat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam Kemenag, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag, juga Badan Litbang dan Diklat Kemenag.
Cuitan pengguna X Jejak Digital, bersemboyan Sampaikanlah Walau Hanya 1 Screenshoot itu mengundang komentar warganet. Postingan yang diunggah akun resmi media sosial instansi negara itu dinilai oleh wargaet sebagai postingan yang berlebihan, terlalu personal, dan sangat narsistik.
“Ini yg request mentrinya atau eselonnya jilat2,” komen akun @hugety***.
“Ngucapin ulang tahun pejabat aja menurut gua ga perlu. Ehh ini malah ngucapin anniv. Kayak anak SMP baru pacaran aja pake ngerayain anniv segala,” tulis akun @kepalamu***.
Publik juga menyaring nilai manfaat kepentingan ucapan tersebut bagi masyarakat umum.
” Udah terlalu personal sih kalo momen kaya gini diucapin lewat sosmed instansi ,” tulis akun@nisx***
“Presiden aja gak pernah ada yang ucapin happy anniv, paling mentok juga ulang tahun, keren banget @Kemenag_RI menyala uang pajakku ,” tulis akun @fadly******
Hingga Jumat (2/8/2024) pukul 19.30, unggahan itu tayang sebanyak 1,3 juta kali, dibagikan 8.300 warganet, dan disukai 30.000 warganet. Dosen Prodi Ilmu Pemerintah, Fakultas Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Wijayanto menuturkan, kanal Instagram instansi di bawah Kemenag seharusnya dipakai memenuhi fungsinya sebagai lembaga publik dan pelayanan masyarakat.
“Postingan happy anniversary itu salah satu fungsi layanan publik atau bukan? Kalau dicermati, sebenarnya tidak ada informasi berguna bagi publik. Jadi seharusnya konten seperti itu tidak dimuat di kanal ofisial,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Jumat (2/8/2024).





