Teknik Jitu Masak Ketupat Anti Basi: Wajib Digantung Setelah Matang

Lontong Ketupat
Ilustrasi lontong ketupat. - Pixabay
Ketelitian dalam proses perendaman hingga cara menyimpan menjadi kunci utama agar ketupat Lebaran tidak keras dan tahan lama.

Perayaan Lebaran Ketupat yang digelar sepekan pasca-Idulfitri identik dengan sajian lontong janur dan kuah santan. Namun, tantangan utama bagi masyarakat adalah menjaga agar hidangan khas ini tidak cepat basi atau berlendir.

Untuk menyiasatinya, diperlukan teknik khusus mulai dari persiapan bahan hingga tahap akhir setelah perebusan.

Chef Danang Lukito menjelaskan bahwa kegagalan dalam proses memasak seringkali membuat ketupat bertekstur keras atau cepat rusak. Lendir yang muncul pada permukaan ketupat adalah tanda awal pembusukan yang membuatnya terbuang percuma.

Bacaan Lainnya

“Jika tidak teliti, ketupat akan berakhir keras dan cepat berlendir. Lendir yang menempel di ketupat akan membuat makanan ini menjadi cepat basi,” ujar Chef Danang di Surabaya, Sabtu (28/3/2026).

Rahasia Tekstur Pulen dan Awet

Menurut Chef Danang, langkah pertama yang krusial adalah tidak langsung mengolah beras yang baru dicuci. Beras harus direndam terlebih dahulu selama kurang lebih 4 jam agar teksturnya nanti tidak bantet.

Selain itu, takaran isi dalam janur memegang peranan penting. Pengisian beras yang terlalu penuh akan menghasilkan ketupat yang keras, sementara jika terlalu sedikit akan membuat teksturnya lembek dan tidak padat.

“Jangan dipenuhi dan jangan sampai kurang dari setengah kapasitas janurnya. Diisi sekitar 3/4 dari kapasitas janur ya,” terangnya.

Metode Tradisional yang Efektif

Setelah proses perebusan selama 1,5 jam selesai, tahap paling menentukan adalah proses pengeringan. Chef Danang menyarankan penggunaan metode tradisional, yaitu dengan cara diangin-anginkan atau digantung.

“Supaya ketupat bisa tahan lama, setelah matang perlu diangin-anginkan. Bisa dengan cara digantung. Ini seperti yang dilakukan orang-orang dulu,” jelasnya.

Dengan cara digantung, kandungan air di dalam ketupat akan menyusut secara alami. Hal ini efektif mencegah munculnya lendir yang memicu bau basi. Bagi masyarakat yang menginginkan cita rasa lebih kaya, penambahan sedikit garam pada air rebusan juga direkomendasikan untuk memberikan sentuhan gurih pada ketupat.***

Pos terkait