Tips Cerdas Pilih Kue Kering Lebaran, Perhatikan Warna hingga Keamanan Segel

Ilustrasi kue lebaran. - Canva
Kue kering seperti nastar dan kastengel selalu hadir saat Idulfitri. Namun, di balik kelezatannya, masyarakat perlu lebih cermat memilih produk yang aman dan berkualitas agar tidak membahayakan kesehatan keluarga.

Suguhan kue kering seolah telah menjadi tradisi yang tak terpisahkan dalam merayakan momen Idulfitri di Indonesia. Mulai dari nastar, kastengel, hingga putri salju berjajar rapi di meja tamu sebagai kudapan khas yang dinanti.

Namun, di balik kelezatannya, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih produk yang berkualitas dan aman secara gizi untuk dikonsumsi keluarga.

Menyikapi hal tersebut, ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Mahmud Aditya Rifqi S Gz MSi PhD turut angkat bicara. Ia memberikan panduan praktis bagi konsumen. Salah satu poin utama yang ia tekankan adalah mengenai pemahaman masyarakat terhadap penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) dalam industri kue kering.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan bahwa penggunaan pengawet, pemanis, atau pewarna sebenarnya diperbolehkan oleh undang-undang dan BPOM asalkan sesuai dengan jenis dan batas aman yang telah ditentukan. Hal yang perlu diwaspadai masyarakat adalah penggunaan bahan tambahan yang ilegal atau tidak terdaftar yang mungkin digunakan oleh produsen nakal.

Ciri Kue Kering yang Perlu Diwaspadai

Secara fisik, konsumen dapat mengamati kualitas kue kering dari tampilannya sebelum membeli.

Pos terkait