Tips Cerdas Pilih Kue Kering Lebaran, Perhatikan Warna hingga Keamanan Segel

Ilustrasi kue lebaran. - Canva

“Jika warna kue tampak sangat mencolok atau tidak natural, sebaiknya dihindari. Selain visual, indra perasa juga menjadi indikator penting. Jika saat dicicipi kue sudah mengeluarkan rasa atau aroma tengik, itu pertanda lemak dalam kue telah teroksidasi dan sebaiknya jangan dikonsumsi sebagai kudapan Lebaran,” ungkapnya, dikutip Kamis (12/3/2026).

Pentingnya Kemasan dan Label Produk

Kualitas kue kering tidak hanya ditentukan oleh bahan baku, tetapi juga cara pengemasannya. Mahmud menyarankan konsumen untuk selalu mengecek tanggal kedaluwarsa (expired date) serta best before yang tertera pada label produk. Kebersihan dan kerapian segel menjadi poin krusial, terutama untuk produk yang dijual di area terbuka atau pinggir jalan yang rentan terpapar polusi.

“Pastikan kemasan tidak bocor, pecah, atau retak. Adanya izin edar akan memberikan keyakinan lebih bahwa produk tersebut memang masih segar dan layak konsumsi karena telah melalui pengawasan,” tambah Mahmud.

Bacaan Lainnya

Bagi produk UMKM atau industri rumahan, ia menegaskan bahwa standar keamanan tetap harus diperhatikan. Wadah harus dalam kondisi tersegel rapat sejak dari produsen untuk menjamin ketahanan produk dari kontaminasi luar.

Atur Konsumsi dengan Prinsip 3J

Bagi masyarakat yang sedang membatasi asupan gula atau kalori demi menjaga kesehatan di hari raya, ia menyarankan penerapan prinsip 3J, yakni jenis, jumlah, dan jadwal.

Mengingat kue kering bersifat sebagai makanan selingan, porsinya sebaiknya dibatasi hanya sekitar 10 hingga 20 persen dari total asupan kalori harian agar tidak memicu lonjakan gula darah yang tidak diinginkan pasca berpuasa sebulan penuh.

“Jika memiliki waktu luang, membuat kue sendiri dengan bahan rendah kalori adalah opsi terbaik agar komposisi lebih terkontrol. Namun jika harus membeli di luar, kontrol diri menjadi kunci utama,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kue kering dengan isian krim atau lapisan cokelat cenderung lebih cepat rusak sehingga lebih baik disimpan di tempat sejuk atau lemari es guna menjaga kualitasnya hingga hari raya usai.***

Pos terkait