Usai libur Lebaran, banyak orang sulit kembali fokus bekerja karena post holiday blues yang memicu lelah, sedih, dan turunnya motivasi.
Libur Lebaran usai, tetapi tidak sedikit orang justru merasa berat saat harus kembali bekerja. Kondisi ini dikenal sebagai post holiday blues, yakni sindrom setelah liburan yang memicu perasaan sedih, lelah, minim motivasi, hingga sulit kembali menyesuaikan diri dengan rutinitas.
Kementerian Kesehatan menjelaskan, post holiday blues merupakan keadaan mental yang kerap muncul setelah seseorang menyelesaikan masa liburan. Dalam penjelasan yang dimuat di laman Kemenkes pada Minggu, 29 Maret 2026, kondisi ini dapat dipicu oleh perubahan suasana dari masa santai menuju tuntutan pekerjaan dan aktivitas harian.
Gejalanya cukup beragam. Mulai dari kelelahan fisik dan mental, rasa enggan memulai aktivitas, hingga kekecewaan karena masa liburan telah berakhir. Setelah beberapa hari menikmati waktu istirahat, tubuh dan pikiran memang membutuhkan penyesuaian ulang. Itu wajar.
Namun, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Sebab, jika diabaikan, transisi usai liburan bisa mengganggu produktivitas dan kesehatan mental.
Kembali Pelan, Jangan Dipaksa
Kemenkes menyarankan masyarakat untuk tidak langsung memaksakan diri bekerja penuh sesaat setelah liburan. Masa transisi perlu dijalani secara bertahap. Bila memungkinkan, satu atau dua hari sebelum kembali aktif bisa digunakan untuk beristirahat, menyusun jadwal, dan menyiapkan mental.
Selain itu, pola tidur dan pola makan juga perlu segera dikembalikan ke ritme normal. Selama liburan, banyak orang cenderung tidur lebih larut dan mengonsumsi makanan berlebih. Padahal, tubuh membutuhkan asupan bergizi dan waktu istirahat yang cukup agar kembali segar.
Menjaga energi positif dari masa liburan juga dinilai penting. Kenangan menyenangkan tidak harus berhenti saat perjalanan selesai. Mendengarkan musik favorit, melihat foto liburan, atau berbagi cerita dengan orang terdekat dapat membantu menjaga suasana hati tetap stabil.
Rencanakan Hal Menyenangkan Berikutnya
Kemenkes juga menyarankan agar masyarakat membuat rencana baru setelah liburan berakhir. Tidak harus perjalanan besar. Aktivitas kecil seperti olahraga rutin, bertemu teman di akhir pekan, atau menyusun agenda rekreasi berikutnya dapat membantu memulihkan semangat.





