Film ‘Lobang Buaya’ Karya Hanung Bramantyo Tembus BIFAN 2026

Film Lobang Buaya
Sutradara Hanung Bramantyo. - Istimewa
Film terbaru Hanung Bramantyo berjudul “Lobang Buaya” resmi menembus festival film BIFAN 2026 di Korea Selatan setelah sukses mencuri perhatian penonton Eropa.

Prestasi internasional kembali diukir oleh dunia perfilman tanah air. Film terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo yang mengusung judul internasional “The Hole, 309 Days to the Bloodiest Tragedy” resmi terpilih masuk dalam ajang festival film bergengsi.

Layar lebar yang di Indonesia diberi judul “Lobang Buaya” ini bakal menyapa penonton BIFAN 2026 (Bucheon International Fantastic Film Festival) di Korea Selatan. Sebelum ke Asia, karya ini telah menggelar penayangan perdana dunia di Rotterdam, Belanda.

Bacaan Lainnya

Kini di festival film genre terbesar di Asia tersebut, film “Lobang Buaya” berhasil menembus kategori khusus yang sangat kompetitif, yakni B Extreme. Kategori ini mengurasi karya-karya sinema dengan visi paling berani, intens, dan penuh ketegangan.

Pujian Kurator Internasional

Karya kolaborasi antara Adhya Pictures dan Dapur Film ini langsung memikat tim kurator dunia. Kurator program BIFAN Martin Lee memberikan pujian mendalam terhadap kematangan arahan Hanung Bramantyo dalam meramu cerita.

“Berlatar belakang sejarah yang penuh gejolak, film ini secara cerdik memadukan serangkaian pembunuhan misterius dengan elemen horor, misteri, dan drama detektif,” puji Martin Lee dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/6/2026).

Martin menambahkan bahwa kekuatan penceritaan film ini mampu menyajikan ketegangan genre yang mencengkeram sekaligus memberikan refleksi mendalam atas tragedi sejarah, sehingga meninggalkan kesan emosional yang kuat bagi penonton.

Membedah Ketakutan Bangsa

Hanung Bramantyo mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan membawa isu sejarah Indonesia ke panggung internasional. Baginya, genre thriller adalah ruang yang paling jujur untuk membedah memori kolektif sebuah bangsa.

“Lewat The Hole, kami mencoba menjahit luka sejarah masa lalu dengan balutan mistisisme yang dekat dengan masyarakat kita,” ujar Hanung Bramantyo membeberkan konsep kreatifnya, Jumat (12/6/2026).

Film “Lobang Buaya” sendiri mengambil latar belakang Indonesia pada era 1960-an, sebuah masa yang dipenuhi ketegangan politik. Kisahnya berfokus pada misteri pembunuhan massal mengerikan yang terinspirasi dari peristiwa Gerakan 30 September.

Sinema horor sejarah ini diperkuat oleh akting deretan aktor papan atas seperti Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Iskak Khivano, dan Anya Zen. Setelah berkeliling festival dunia, film ini dijadwalkan tayang di bioskop tanah air tahun ini.***

Pos terkait