Inovasi Berkelanjutan, Spektronics ITS Raih Prestasi di AISeries × AISC 2026

Tim Spektronics ITS
Tim Spektronics ITS saat melakukan preparasi bahan kimia sebelum berlaga di ajang AISeries × AISC 2026. (Humas ITS)

Spektronics 30 PLN meraih juara kedua Chem-E-Car. Spektronics Project 2.0 juara Paper and Poster pada ajang AISeries × AISC 2026 di Universitas Indonesia.

Tim Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember meraih dua prestasi pada ajang AISeries × AISC 2026 yang diselenggarakan AIChE UI Student Chapter di Universitas Indonesia, akhir pekan lalu.

Spektronics 30 PLN meraih juara kedua Kompetisi Mobil Teknik Kimia. Spektronics Project 2.0 menjadi juara pada Kompetisi Makalah dan Poster.

Manajer Tim Spektronics 30 PLN Nayla Muli Fathia mengatakan timnya mengembangkan sakelar sensor magnet untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi laju kendaraan. Sensor itu mendeteksi putaran magnet pada sistem gerak agar kendaraan dapat melaju lebih lurus.

Bacaan Lainnya

“Inovasi inilah yang meningkatkan performa Spektronics 30 PLN selama berpacu di sirkuit,” kata Nayla, dikutip Selasa, 15 September 2026.

Tim juga mengembangkan metode memanfaatkan kembali limbah katalis pada mobil kompetisi agar katalis sekali pakai tidak langsung dibuang. Nayla, mahasiswi Departemen Teknik Kimia ITS, mengatakan pengujian metode itu menemui tantangan karena proses uji coba rumit dan literatur acuan terbatas.

Makalah Soal Pengolahan CPO

Manajer Tim Spektronics Project 2.0 Else Kusuma mengatakan inovasi timnya menjawab tantangan industri pengolahan turunan minyak sawit mentah. Pendekatan yang dipakai berbasis pembelajaran mesin dan analisis SHapley Additive exPlanations untuk mengoptimalkan jaringan penukar panas serta daur ulang air.

Menurut Else, kebaruan terletak pada integrasi model XGBoost dan optimasi NSGA-II untuk menyeimbangkan efisiensi energi dan pengurangan limbah. “Pendekatan ini memungkinkan proses optimasi menjadi lebih efisien, sehingga kondisi operasi optimal lebih cepat,” ujarnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan